Ketahui fakta unik tentang kopi berikut ini.
Siapa sih yang gak suka ngopi? Emang ada?
Rasanya hampir setiap orang suka menikmati minuman yang berasal dari tanaman kopi. Tanaman ini dibudidayakan untuk diambil bijinya, kemudian diolah untuk menjadi secangkir kopi.
Mungkin, sebagian besar orang lebih familiar dengan kopi sachet-an yang sudah beredar dipasaran. Mengkonsumsi kopi sachetan, sebetulnya tidak terlalu bagus.
Namun berbeda dengan kopi drip bag, ya!
Kalau drip bag coffee, itu adalah biji kopi yang dimasukan kedalam kantong filter. Untuk menikmati kopinya, kamu harus menyeduhkan. Jadi bisa dikatakan kalau drip bag kopi adalah salah satu metode seduh pour over, ya!
Fakta-fakta Tentang Kopi
1. Kopi dilarang di Beberapa Negara
Konsumsi kopi di jaman sekarang sudah sangat luar bisa.
Kamu ingat film ‘Filosofi Kopi?’ semenjak adanya film itu, para penikmat kopi jadi semakin bertambah.
Namun, jika dilihat dari sejarahnya, kopi ini sempat dilarang di beberapa Negara.
Di tahun 1511 kopi sempat dilarang di Mekkah. Para ulama beranggapan bahwa menikmati secangkir kopi mampu merangsang pikiran-pikiran radikal.
Italia dan Turki juga ikutan melarang keberadaan kopi, masyarakat percaya bahwa kopi adalah minuman yang menyesatkan.
Pada abad ke 17, di bawah kepemimpinan Raja Murad IV (dinasti ottoman). Beliau menetapkan hukuman bagi warga yang mengkonsumsi kopi.
Hukuman yang dijatuhkan berupa pemukulan atau pembuangan ke laut.
2. Memiliki Kandungan yang Lengkap
Fakta unik tentang kopi yang berikutnya adalah bukan kafein yang menghilangkan ngantuk. Secara umum masyarakat beranggapan bahwa meminum kopi bisa menghilangkan ngantuk yang disebabkan oleh kandungan kafein.
Bukan begitu kenyataannya.
Saat kita sedang beraktivitas, otak akan menjadi aktif, dan akhirnya melepaskan neuron-neuron yang memproduksi adenosine. Kemudian, system saraf kamu akan memonitor kadar adenosine tersebut.
Jika kadar adenosine dalam otak meningkat, kinerja otak akan menurun, hal inilah yang menyebabkan kantuk. Nah, peran kafein disini adalah menempel pada reseptor adenosine yang mengakibatkan kegagalan otak untuk mendeteksi kadar adenosine.
Sehingga otak akan bekerja secara optimal.
3. Cuman 2 Jenis Kopi yang Populer
Kamu tentu tau jenis kopi yang paling populer di kalangan pecinta kopi.
Yap, Arabika dan Robusta. 2 jenis kopi yang menguasai pangsa pasar paling banyak di dunia. Meskipun ada 4 jenis kopi yang diperuntukan untuk tujuan komersil, namun Arabika dan Robusta tetap rajanya.
Karakteristik dari kopi Arabika lebih kaya akan rasa dan aroma yang lebih tajam. Kopi jenis ini mampu menyerap rasa tanaman disekitarnya. Misalnya kopi Argopura memiliki rasa nangka, kopi Gunung Malang memiliki rasa palawija atau kacang-kacangan.
Jika kamu menyukai rasa kopi yang cenderung monoton, Robusta cocok untuk kamu nikmati. Yang saya rasakan ketika me-nyruput kopi robusta hanyalah pahit saja. Baik itu robusta Ulubelu, robusta Mamasa, dan robusta lainnya
Namun kamu harus tau. Jenis Arabika memiliki kadar kafein 50% lebih rendah dibanding Robusta. Fakta tentang kopi yang satu ini agak disayangkan sebetulnya.
Karena kita sulit menemukan biji kopi Liberika atau Excelsa yang kurang populer. Sehingga tidak bisa merasakan citarasa kopinya secara langsung.
4. Tanaman Kopi Tidak Bisa Tumbuh di Semua Negara
Saat kamu Travelling, baik dalam atau luar negeri, kamu pasti menemukan warung-warung kopi. Entah yang sederhana maupun yang mewah, pasti ada. Asal kamu tahu, tidak setiap negara bisa menjadi penghasil kopi.
Faktanya tanaman kopi hanya bisa tumbuh optimal di daerah tropis, seperti Indonesia, Brazil, dan lainnya.
Mengapa demikian?
Tanaman kopi itu sangat membutuhkan cahaya matahari. Cahaya matahari akan merangsang tanaman kopi untuk menghasilkan biji yang berkualitas.
Melansir dari merdeka.com, umumnya negara-negara penghasil kopi berada di garis khatulistiwa, dan membentuk garis lingkaran dalam peta yang disebut dengan “the coffee belt atau sabuk kopi”.
Indonesia termasuk dalam salah satu negara “sabuk kopi” tersebut.
Sedangkan, predikat negara penghasil kopi terbesar dipegang oleh Brasil.
5. Black Ivory Kopi Termahal di Dunia
Menurut kamu kopi termahal di Dunia apa?
Jika kamu beranggapan bahwa kopi Luwak yang termahal.
Hmm… kamu salah.
Faktanya, kopi termahal di dunia adalah Black Ivory, kopi ini berasal dari kotoran gajah.
Prosesnya hampir sama seperti kopi luwak. Sebanyak 33 kg kopi mentah diberikan untuk makanan gajah yang menghasilkan 1kg biji kopi. Tentunya setelah melewati serangkaian proses panjang.
Black ivory dibanderol dengan harga 14 juta rupiah per kilogramnya atau 661.000 per cangkirnya. Sedangkang kopi luwak menempati urutan ke tiga setelah Hacienda la Esmeralda’s Geisha Coffee.
Kopi luwak dibanderol dengan harga 2,4 juta per kilogramnya.
6. Tiap Negara Punya Cara Unik Menikmati Kopi
Tahukan kamu, di setiap Negara memiliki cara sendiri dalam menikmati kopi. Misalnya saja warga Italia, mereka suka menikmati kopi espresso dengan gula.
Warga Mesir lebih suka menikmati kopi hitam murni dengan rasa yang natural. Warga Austria, menikmati kopi mereka dengan tambahan whippedcream.
Nah, bagi orang yang melakukan diet Keto, whippedcream digunakan sebagai pengganti susu. Warga Mexico menambahkan kayu manis pada racikan kopi mereka.
Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar kopi dicampur dengan merica?
Kamu tidak salah baca kok, warga Maroko biasanya menambahkan merica dalam cangkir kopinya.
7. Varian Warna Kopi
Pada umumnya kopi yang beredar di pasaran memiliki warna cokelat kehitaman, warna ini didapat setelah melalui proses pemanggangan atau Roasting.
Beberapa waktu yang lalu muncul juga white coffe yang lumayan populer dikalangan penikmat kopi, eits bukan yang sachet ya.
Selain kedua varian warna tersebut, ternyata ada lagi kopi yang berwarna hijau atau green been kopi ini belum di roasting atau dipanggang.
Jangan salah meski begitu green been diklaim lebih efektif menurunkan berat badan ketimbang mengkonsumsi teh hijau loh…
8. Kopi Instan Pertama
Kopi instan pertama kali lahir pada awal tahun 1900-an. George Constant Louis Washington merupakan pengusaha asal Amerika sekaligus penemu kopi instan.
Pada awal perkembangan kopi instan, masyarakat sangat gemar menikmatinya, dan Nescafe menjadi merek yang disukai oleh pasar. Jika kamu penasaran tentang sejarah lebih dalam, kamu bisa membaca artikel tentang sejarah kopi instan by filosofikopi.com
9. Gula = Perusak Cita Rasa
Setetes saja gula yang kamu tambahkan ke dalam secangkir kopi, maka rasa natural dari kopi tersebut akan sirna. Lagipula, terlalu banyak mengkonsumsi gula juga tidak baik bagi kesehatan.
Saran saya, lebih baik mencampurnya dengan susu ketimbang gula.
10. Camilan Kopi oleh Suku Afrika
Suku Sulu di daerah Afrika memiliki kebiasaan yang unik, mereka mengkonsumsi kopi dengan cara dimakan bukan diminum.
Mereka mencampurkan biji-biji kopi dengan lemak, semacam mentega mungkin.
Kemudian dimakan sebagai ‘Camilan’. Biji kopi dipercaya mampu untuk menambah energi.
Punya Fakta Lainnya? Jangan Lupa Komen ya!
Itulah 10 fakta unik tentang kopi
Sekarang kamu udah tau kan, kalau kopi juga menyimpan fakta yang sangat unik. Dari 10 fakta diatas, fakta nomer berapa yang bikin kamu terheran-heran?
Kalau aku sih nomer 5. Kalau kita minum secangkir kopi Black Ivory, sama aja kita bayar 1x cicilan motor. Hmm.. jadi penasaran sama rasanya. Ah sudahlah, butuh waktu buat nabung dulu. Baru bisa menikmatinya.
Udah dulu ceritanya yaa … Masih banyak cerita lainnya dari Insanus Mlaku yang gak kalah seru dan menarik. Yuk eksplore bareng.
See you!
.