The Journey Start Here!

5 Tips Travelling Hemat untuk Pekerja Kantoran!

Pekerja kantoran wajib baca ini!

Realita memang tidak selalu ideal. Waktu libur yang terbatas & budget yang selalu dipangkas akan selalu jadi kendala travelling bagi pekerja kantoran. 

Tuntutan kerjaan yang berat, mendorong keinginan untuk rehat sejenak. Agar kewarasan tetap terjaga. Namun merencanakan travelling bagi pekerja kantoran tidak selalu mudah. 

Perlu strategi dan langkah yang tepat agar semuanya bisa berjalan dengan baik. Kerjaan beres, travelling pun bebas. 

Kalau mau kayak saya, yang masih bisa travelling di tengah banyaknya deadline. Wajib baca artikel ini sampai habis, ya!

Kenapa Travelling itu Wajib Dilakukan?

jalan jalan ke bandung

Travelling bukan cuma soal jalan-jalan, tapi kebutuhan mental yang sering diremehkan. 

Sebuah jurnal di International Journal of Environmental Research and Public Health menunjukkan bahwa liburan singkat sekalipun mampu menurunkan kadar kortisol, hormon pemicu stres, secara signifikan. 

Artinya, kamu nggak perlu nunggu cuti panjang atau trip mahal untuk merasakan efek positifnya. 

Selain itu, penelitian dari Dr. Amit Kumar (Cornell University) menemukan bahwa kebahagiaan dari travelling justru sudah dimulai sejak fase merencanakan perjalanan dan efek bahagianya bertahan lebih lama daripada membeli barang material.

Supaya manfaat travelling benar-benar terasa tanpa bikin keuangan jebol, kuncinya ada di strategi. 

Mulai dari memilih destinasi yang sesuai budget, atur waktu liburan dengan cerdas, manfaatkan transportasi publik, sampai konsisten menabung khusus travelling. 

Dengan perencanaan yang tepat, kamu tetap bisa recharge pikiran, meningkatkan kebahagiaan, dan pulang dengan cerita seru. Intinya biar gak ada drama keuangan boncos after travelling.

Strategi Travelling Hemat untuk Pekerja Kantoran

daftar alat untuk kemah

1. Budgeting Keuangan

Buat pekerja kantoran, travelling bisa jadi reward atas kerja keras sekaligus cara sederhana untuk mencegah burnout. Nggak harus jauh atau mahal yang penting konsisten meluangkan waktu untuk diri sendiri.

Agar kondisi keuangan tetap aman. Coba tentukan budget liburan lalu bagi pos anggaran dengan jelas: transportasi, penginapan, makan, dan tiket wisata. 

Sisihkan dana travelling dari gaji bulanan. Bisa pakai aplikasi keuangan atau metode amplop biar lebih terkontrol. 

Atau kamu juga bisa menggunakan template spreadsheet money budgeting agar lebih jelas dan terukur. 

Yang paling penting, hindari utang dan paylater untuk liburan.

2. Perbanyak Side Hustle

Supaya tetap realistis secara finansial, kuncinya ada di strategi travelling hemat. Salah satunya dengan menambah sumber pemasukan tanpa mengganggu pekerjaan utama.

Di sinilah side hustle jadi solusi yang relevan. Banyak opsi fleksibel yang bisa dikerjakan di luar jam kantor.

Misalnya freelance (nulis, desain, admin media sosial), jual foto atau video travelling, hingga main affiliate dan jadi content creator. 

Hasil yang didapatkan kamu alokasikan khusus untuk dana jalan-jalan. Bukan buat kebutuhan lain. 

Kalau skema ini berjalan, liburan kamu dibayarin sama skill. Bukan cicilan yang mencekik.

Baca Juga: Kisahku Mulai Karier jadi Content Writer

3. Pinter Cari Promo

Punya keahlian riset itu bakal kepakai banget. Karena kamu akan menikmati momen menyelami ratusan informasi atau halaman website demi mendapatkan tiket murah.

Waktu terbaik mencari tiket murah biasanya jauh-jauh hari atau saat flash sale tengah malam hingga dini hari.

Karena di waktu itu, biasanya banyak OTA (Online Travel Agent) menjual tiket dengan harga terjangkau. Jangan lupa manfaatkan cashback e-wallet, promo kartu, serta loyalty point maskapai atau hotel yang sering terkumpul tanpa disadari.

Mengaktifkan fitur price alert juga membantu memantau harga tiket tanpa harus cek tiap hari, jadi kamu bisa beli di momen paling pas.

Meski promo menggiurkan, kamu harus tetap waspada biar nggak terjebak diskon palsu atau malah impulsive buying. 

Pastikan membandingkan harga di beberapa platform, cek tanggal dan syarat promo, serta sesuaikan dengan rencana cuti yang realistis. 

Ingat, tujuan utama berburu promo adalah memangkas biaya, bukan sekadar beli murah tapi malah bikin jadwal berantakan.

4. Pererat Silautrahim

Cara paling efektif buat menekan biaya liburan adalah dengan mempererat silaturahmi. Karena nantinya kamu bisa menginap di rumah teman atau saudara. 

Dengan begitu, kamu bisa memangkas pengeluaran penginapan secara signifikan, sekaligus bikin perjalanan terasa lebih hangat dan personal. 

Selain itu, kamu juga bisa join trip bareng teman untuk patungan biaya transport, sewa kendaraan, atau konsumsi. Buat yang hobi naik gunung atau jalan-jalan ke alam.

Komunitas travelling dan hiking juga sering jadi solusi hemat karena rutenya sudah terencana dan biayanya dibagi bersama.

Meski numpang menginap, tetap jaga etika agar hubungan tetap nyaman. Usahakan untuk izin jauh-jauh hari, jangan datang mendadak, jaga kebersihan, dan jangan sungkan bantu tuan rumah.

Baca Juga: Berkunjung ke Kali Anget Gumelem Banjarnegara

5. Tips Kuliner Enak, Tapi Irit

Saat travelling, urusan makan sering jadi pos pengeluaran terbesar. Apalagi buat pekerja kantoran yang waktunya terbatas dan pengin serba praktis. 

Supaya tetap kenyang dan bahagia tanpa bikin dompet menjerit, biasakan cari kuliner lokal non-turis. Warung yang ramai oleh warga setempat biasanya punya rasa yang lebih autentik dengan harga lebih murah.

Street food juga bisa jadi penyelamat. Cepat, enak, dan porsinya cukup, asal tetap perhatikan kebersihan.

Oya, jangan lupa untuk selalu bawa botol minum sendiri dan isi ulang di penginapan atau tempat umum, plus siapkan snack ringan dari rumah untuk ganjal lapar. Kelihatannya sepele, tapi efeknya besar ke budget harian. 

Atur juga frekuensi jajan mahal. Nggak harus tiap hari ngopi cantik atau makan fancy. Tentukan budget makan harian, misalnya satu kali “makan enak” selebihnya makan sederhana.

Baca Juga: Sate Kambing Balibul Pemalang, Sate Paling Empuk di Indonesia

Jadi, Mau Travelling Kemana Nih?

Travelling itu harusnya bikin hati senang, bukan kepala tambah pusing karena urusan uang. Dengan perencanaan yang matang, liburan tetap bisa jalan tanpa stres finansial. 

Mulai dari nentuin budget, milih transport yang masuk akal, sampai nyari penginapan sesuai kebutuhan. Nggak perlu memaksakan diri ikut tren atau destinasi yang lagi viral.

Karena pengalaman terbaik justru datang dari perjalanan yang kamu nikmati dengan tenang dan realistis!

Sekarang saatnya mulai merencanakan trip berikutnya dengan lebih bijak. Susun itinerary sederhana, atur pengeluaran, dan pilih destinasi yang realistis tapi tetap seru. 

Kalau kamu lagi cari destinasi wisata yang dekat dengan Jakarta, tapi nggak terlalu dekat, kamu bisa cobain explore Bandung. Aksesnya mudah, pilihan wisatanya banyak, dan cocok buat short escape tanpa ribet. Jadi, kamu mau berangkat kapan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *