10 Menu Makanan di Gunung yang Praktis dan Sehat!

Ini dia 10 menu makanan di gunung yang sehat dan mudah dibawa.

Mendaki gunung adalah kegiatan yang menyenangkan sekaligus menyehatkan. Meskipun begitu, mendaki gunung juga kegiatan yang membututhkan stamina yang ekstra.

Karena saat mendaki gunung membutuhkan kondisi fisik yang prima. Dan untuk mendapatkan itu, kamu perlu mengkonsumsi makanan yang sehat serta bergizi selama mendaki gunung.

Melansir dari CDC, seseorang dengan berat tubuh 70 kilogram diperkirakan membakar 370 kalori per 1 jam pendakian. Kondisi ini tergantung dari medan yang dilalui dan kecepatan saat berjalan. Karena alasan inilah, kamu perlu menjaga nutrisi tubuh selama pendakian.

Jangan sampai ketika mendaki gunung, kondisi fisik kamu drop yang berakibat pada terserangnya penyakit gunung yang tidak diharapkan. Kesulitan medan saat mendaki gunung juga membuat banyak pendaki kebingungan untuk membawa makanan yang bergizi seperti dirumah.

Oleh karena itu, banyak pendaki yang banyak mengkomsumsi mie instan saja selama pendakian.

Apakah Mie Instan Adalah Sebuah Kesalahan?

Mengkomsumsi mie instan tentu bukanlah sesuatu yang salah, namun kurang tepat. Sebab telah banyak penelitian yang mengungkapkan efek samping dari rutin mengkomsumi mie instan.

Salah satu contohnya adalah penelitian dari Amerika Serikat yang dipimpin oleh Dr. Shin. Dalam penelitian tersebut, rutin mengkomsumsi mie instan akan berdampak pada meningkatnya resiko sindrom kardiometabolik, seperti jantung, stroke, dan diabetes.

Ketika mendaki gunung, mie instan mungkin adalah salah satu makanan yang mudah dan mengenyangkan untuk dikonsumsi. Namun perlu kamu ketahui, bahwa mie instan tidak memiliki kandungan nutrisi yang lengkap. Sedangkan saat mendaki nanti, kamu butuh makanan yang mampu menggantikan nutrisi tubuh yang hilang.

Akan lebih bijaksana untuk tidak hanya membawa mie instan sebagai logistik utama. Kamu juga perlu mengkombinasikannya dengan makanan lainnya yang memiliki gizi cukup.

Daftar Menu Makanan di Gunung yang Memiliki Gizi Tinggi

Logistik pendakian adalah

Agar kamu terhindar resiko dari terserangnya penyakit gunung dan sindrom kardiometabolik, kamu perlu membawa makanan praktis di gunung yang sehat berikut ini!

1. Oatmeal

Oatmeal adalah makanan yang bersumber dari tanaman haver atau oat dan kaya akan vitamin, anti oksidan, mineral, serat, serta gluten free. Tanaman haver sendiri banyak ditemukan di negara dengan iklim subtropis dan sedang.

Nutrisi yang terkandung dalam oatmeal dapat menghasilkan energi yang akan menggantikan energimu selama pendakian. Oatmeal memiliki nutrisi yang cukup komplit untuk menjaga kondisi fisik kamu selama pendakian.

Tahukah kamu, bahwa per 100 gram oatmeal yang kamu konsumsi itu setara 1,5 piring nasi. Sebab, dalam sepiring nasi itu mengandung 44,08 gram karbohidrat, 4,2 gram protein, serta 0,08 gula.

Meskipun memiliki kandungan setara 1,5 piring nasi, namun pembuatan makanan dari oatmeal bisa dikatakan cukup mudah. Sebab, kamu hanya perlu menambahkan air panas saja. Dan jadilah oatmeal yang siap menggantikan energimu selama pendakian.

Kalau dari segi rasa, oatmeal cenderung hambar. Tapi tenang, kamu bisa mengkreasikan oatmeal menjadi berbagai macam menu yang kaya akan rasa.

Saya paling suka mengkonsumsi oatmeal sebelum summit, karena mudah dibuat dan memiliki nutrisi yang cukup. Apalagi saya juga terbiasa untuk menyajikannya dengan perpaduan antara oatmeal, madu, dan susu kental manis. Yummyy!

2. Abon

Abon bisa menjadi sumber protein bagi tubuhmu. Protein sendiri memiliki manfaat sebagai sumber energi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Ketika kamu memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik, kamu akan terhindar dari serangan penyakit berbahaya selama pendakian. Mengkomsumsi abon selama pendakian tidaklah repot, kamu bisa memakannya dengan nasi atau menjadikannya cemilan saat beristirahat.

Selain mudah, citarasa abon juga cukup familiar di lidah orang Indonesia. Mungkin, abon adalah makanan favoritmu juga sewaktu kecil? Atau sampai sekarang?

Kandungan nutrisi pada abon, juga baik untuk menjaga kondisi tubuh kamu agar tetap fit selama pendakin.

Jadi gak ada lagi cerita kamu ngedrop selama pendakian tuh! Kalau gak percaya, kamu bisa liat isi kandungan abon.

3. Madu

Kedaan alam di gunung sangat tak menentu, itu membuat pertahanan tubuh kita juga tak menentu.

Madu sagatlah penting utuk tubuh kita. Kandungan positif yang terdapat dalam madu tidak bisa diragukan lagi. Terdapat 64 kalori dalam satu sendok madu. Maka dari itu, jangan lupa membawa madu saat mendaki gunung.

4. Kurma

Makanan yang sangat identik dengan ramadha dan negeri Arab saudi ini sangat banyak manfaatnya. Karena, saat kita memakan kurma , maka makanan ini akan berubah menjadi energi tanpa banyak proses. So, jangan lupa buah yang satu ini saat mendaki ya.

5. Cokelat

Siapa sih yang tidak tau makanan yang satu ini? Makanan manis yang sangat disukai orang terutama kaum hawa dan anak-anak.

Coklat bukan hanya enak, tetapi juga bisa untuk pemulihan stamina tubuh. Karena setiap satu ons coklat mengandung 170 kalori. Jadi, jangan lupa tulis coklat didaftar makanan yang akan dibawa saat mendaki.

6. Oralit

Oralit merupakan sebuah obat yang mudah untuk ditemukan, oralit ini mudah kamu temui di apotek terdekat. Makanan ini memiliki fungsi yang menakjubkan, karena ia mampu menggantikan cairan ION dalam tubuh, layaknya Pocari Sweat.

Untuk membuatnya juga tidak sulit kok, cukup mencampurkan satu kapsul oralit dengan botol air mineral, kocok-kocok hingga tercampur merata. Setelah itu, kamu bisa langsung mengkonsumsinya ketika merasa lelah dalam pendakian

7. Biskuit Gandum

Biskuit gandum mengandung 44 kalori yang merupakan sumber tenaga bagi tubuh. Selain itu, biskuit gandum juga bisa membuat kegiatan mendaki lebih asyik dan menyenangkan. Karena bisa berbagi sambil bercengkrama dengan teman-teman. So, sangat membantu bukan.

8. Sereal

Sereal adalah makanan pengganti nasi. Walaupun, kandungan karbohidratnya tidak sebanyak nasi, tetapi bisa sebagai makanan pengganti sementara lho.

Biasanya para pendaki menggabungkan segelas susu untuk memakan sereal untuk menambah karbohidrat. Hal tersebut dapat menambahkan tenaga baru untuk tubuh kita yang mulai kekurangan tenaga.

9. Wedang Jahe

Karena suhu di gunung sangat rendah. Membuat para pendaki mencari sesuatu hal yang membuat tubuhnya terasa hangat. Minum wedang jahe adalah hal yang dapat mengahatkan tubuh lho.

Tetapi, masih banyak yang mendaki dengan meminum bir untuk alasan menghangatkan tubuh. Padahal efek buruk dari meminum bir banyak sekali. Jadi, jangan coba – coba ya.

10. Gula Merah

Ternyata gula merah bisa memberikan energi instan, mirip seperti kurma. Nah, jika biasa gula merah hanya dijadikan bumbu dapur saja, kamu bisa mencobanya untuk selalu membawa gula merah di setiap pendakian. Bahkan di beberapa pendaki menjadi camilan wajib untuk penambah tenaga.

Udah Tau Mau Bawa Makanan Apa Aja?

Itulah menu makanan di gunung yang sehat dan praktis untuk kamu bawa selama pendakian. Selain memilih menu makanan, penting juga untuk memastikan bahwa kondisi fisik kamu prima.

Selain itu, kamu juga perlu melatih kekuatan otot-otot di tubuh, khususnya otot kaki. Karena ketika mendaki nanti, kaki adalah senjata utamamu. Jika otot kakimu lemah, maka akan cepat lelah. Namun jika otot kaki kamu kuat, kamu bisa berjalan dengan cepat tanpa terkena cedera.

Kalau bingung gimana caranya mulai latihan otot kaki, kamu bisa baca panduan ini: 7 Cara Melatih Otot Kaki di Rumah untuk Persiapan Naik Gunung. Selamat berlatih, semangat mendaki, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *