Bali gak cuman soal Canggu, Seminyak atau Kuta. Di Bali timur, khususnya Kabupaten Karangasem gak kalah cakep loh. Apalagi kalau kamu ingin menjelajah sisi Bali yang punya pemandangan alam cantik dan suasana lebih tenang, Karangasem bisa jadi pilihan yang worth it!
Ada banyak wisata Karangasem Bali yang populer dan punya daya tarik masing-masing, mulai dari pantai, pura, air terjun, sampai kawasan perbukitan dengan panorama yang memanjakan mata. Jadi, buat kamu yang datang jauh-jauh dari Jawa, nggak perlu khawatir bakal pulang dengan rasa “kok cuma begini?”
Nah, biar liburanmu di Bali nggak salah pilih destinasi, berikut rekomendasi tempat wisata di Karangasem yang populer dan layak masuk itinerary!
Rekomendasi Tempat Wisata Karang Asem Bali yang Bikin Betah!
Selain menawarkan pemandangan yang indah, kamu juga bisa dibuat betah loh! Banyak banget destinasi wisata Karangasem yang unik dan bisa melakukan berbagai aktivitas seru. Dimana aja 10 tempat itu? Catat dan masukkan dalam wishlist liburanmu akhir tahun ini yaa!
1. Taman Tirta Gangga
Taman Tirta Gangga dulunya bekas istana air kerajaan Bali dengan luas 1,2 hektar. Hingga sekarang menjadi tempat wisata populer paling populer di Karangasem. Terdapat kolam air jernih dengan ikan koi berukuran besar hidup di dalamnya. Ada batu pijakan yang digunakan berjalan oleh pengunjung untuk berfoto seolah mengapung di atas air.
Baca Juga: 10 Wisata Bedugul Bali Paling Hits dan Ramah Dikantong!
Di tengahnya terdapat objek utama yaitu Air Mancur Bertingkat yang megah dan dikelilingi patung-patung unik berupa dewa-dewi Hindu – Buddha di jembatan, tepian kolam, dan sudut-sudut taman. Kamu wajib cobain foto-foto di tengah kolam sambil memberi pakan ikan mas koi biar punya stok foto lucu untuk kenang-kenangan.
Tiket masuk : Rp 25.000 – Rp 90.000
2. Puri Agung Karangasem
Puri Agung Karangasem merupakan bangunan tua yang memadukan arsitektur tiga budaya yaitu Bali, China, dan Eropa. Sejarahnya, tempat ini adalah istana peninggalan Raja Karangasem dari abad ke-19 yang sekarang menjadi daya tarik wisata lokal maupun internasional.
Bangunan ini terdapat tiga bagian yaitu:
- Bencingah (area depan): gerbang masuk tempat penyambutan tamu dan lokasi pementasan seni tradisional.
- Jaba Tengah (area tengah): halaman atau kebun yang dipenuhi pohon leci tua.
- Maskerdam (area dalam): bangunan utama istana dari kata Amsterdam karena menjadi saksi kekuasaan raja yang dahulu sering berinteraksi dengan Belanda.
Selain melihat-lihat dalam bangunan, kamu bisa menikmati sanggar seni budaya lokal dalam pelestarian budaya leluhur Kerajaan Karangasem.
Tiket masuk : Rp 15.000 – Rp 30.000
3. Pura Lempuyang
Pura Lempuyang adalah salah satu tempat wisata paling ikonik di Karangasem, Bali. Gimana enggak, pemandangan Gunung Agung yang megah ditambah dua gapura candi yang sering disebut “Gates of Heaven”. Biasanya, tempat ini sering dijadikan spot foto dengan trik refleksi air (efek bayangan cermin) sehingga memberikan kesan estetik dan dramatis.
Selain berfoto-foto, kamu bisa menaiki 1.700 anak tangga yang menuju Pura Luhur Lempuyang. Sampai di puncak, kamu bisa merasakan udara segar, hutan asri, dan suara satwa liar yang membuat hati tenang.
Tiket masuk : Rp 30.000 – Rp 100.000
4. Taman Ujung Soekasada
Taman Ujung Soekasada merupakan peninggalan Raja Karangasem tahun 1901 dengan perpaduan daya Bali kuno dan Eropa. Makanya, dipenuhi dengan pilar-pilar megah serta jembatan melengkung di atas kolam sebagai bukti kombinasi kedua budaya.
Di tengah taman terdapat bangunan seperti rumah yang juga tempat peristirahatan raja. Selain itu, kolam disekitarnya adalah tempat pembuangan bagi orang-orang yang menguasai ilmu hitam pada jamannya. Maka dari itu, pengunjung wajib bersikap sopan dan santun untuk menghormati sejarah di dalamnya.
Tiket masuk : Rp 35.000 – Rp 100.000
5. Sungai Telaga Waja
Sungai Telaga Waja merupakan wisata arung jeram yang dipenuhi pemandangan alam yang asri serta hamparan terasering yang menawan. Kamu akan menempuh durasi 2,5 jam – 3 jam dengan panjang 12 km rafting di sungai ini, dijamin bikin puas!
Baca Juga: 10 Tempat Wisata di Gianyar Bali yang Paling Pas Buat Healing!
Setelah merasakan arung jeram, kamu bisa menikmati kesegaran mandi dari mata air Yeh Esah. Mata air ini biasa dimanfaatkan warga untuk bersembahyang dan membersihkan tubuh karena airnya jernih seperti kristal.
Tiket olahraga air : Rp 460.000 – Rp 550.000
6. Bukit Asah
Bukit Asah terkenal dengan pemandangan tebing hijau yang mengarah sedikit ke laut. Ditambah dengan panorama Samudra Hindia, padang rumput yang luas dan pemandangan Pulau Kuan yang menyerupai ikan paus. Makanya, banyak pengunjung suka berfoto ria dan camping di sekitar bukit.
Di sekitar bukit juga ada Pantai Bias Putih atau dikenal Virgin Beach. Bisa banget sekalian kamu mengunjungi sesudah atau sebelum menuju bukit. Kalau malam tuh langitnya penuh dengan bintang dan indahnya sunset karena dekat pantai. Seperti kata pepatah “sekali mendayung 1 2 pulau terlampaui” yaaa!
Tiket masuk : Gratis (Sewa alat untuk berkemah : Rp 150.000 – Rp 400.000).
7. Museum Lontar
Museum Lontar merupakan destinasi wisata sejarah yang terletak di Desa Dukuh Penaban, Karangassem, Bali. Di dalamnya, dipenuhi ribuan naskah kuno berumur ratusan tahun lalu. Uniknya, naskah-naskah ini ditulis di atas daun lontar kering dengan aksara Bali.
Dimana isi naskah tersebut yang sudah menjad pedoman hidup masyarakat Bali hingga saat ini. Selain itu, terdapat juga resep pengobatan tradisional hingga perjalanan leluhur Bali. Museum seluas 1,5 hektar ini menjadi pusat edukasi dan literasi lampau yang jadi pilihan kunjungan untuk anak sekolah atau mahasiswa.
Tiket masuk : Gratis dengan sistem donasi sukarela (kecuali kunjungan tertentu).
8. Taman Edelweis Besakih
Taman Edelweis Besakih jadi taman paling populer karena kebun bunga Kasna putih nya yang cantik. Ditambah, kebun bunga ini punya pemandangan megah dari Gunung Agung. Jadi, udaranya juga sejuk dan hamparan bunga bikin foto makin instagramable.
Baca Juga: Wisata Gratis ke Taman Kota 1 di BSD Tangerang Selatan
Selain itu, terdapat bangunan kincir angin bergaya Eropa gitu, jadi foto kamu berasa di Belanda! Setelah berkeliling, kamu bisa bersantai di gazebo sambil menyeruput kopi atau cemilan sambil memandangi panorama pegunungan.
Tiket masuk : Rp 10.000 – Rp 50.000
9. Gembleng Waterfall
Destinasi wisata di Karangasem yang gak kalah menarik adalah Gembleng Waterfall. Daya tarik utama tempat ini adalah kolam batu dengan konsep infinity (tidak ada ujung). Namun, terdapat kolam di setiap lekukan aliran airnya yang bisa digunakan untuk berendam santai.
Uniknya, perjalanan menuju air terjun Gembleng menggunakan jembatan kayu dan 60 anak tangga yang sengaja dijadikan akses menuju kolam. Jembatan dan tangga ini menarik perhatian para pengunjung untuk merasakan liburan yang memacu adrenalin. Namun, tetap berhati-hati ya karena cukup licin!
Tiket masuk : Gratis (biasanya pengunjung memberikan donasi untuk perawatan tempat)
10. Pantai Jemeluk
Wisata seru lainnya adalah Pantai Jemeluk yang terkenal dengan keindahan bawah lautnya. Pantai ini memang sering dijadikan spot utama untuk snorkeling dan diving. Alasan pantai ini cocok untuk olahraga air karena terumbu karang warna-warni yang ditinggali berbagai ikan hias dan bisa dilihat di pinggir pantai.
Selain itu, pemandangan sekitarnya dipenuhi dengan kerikil dan bebatuan hitam sisa vulkanik. Makin cantik jika kamu berkunjung saat waktu mendekati matahari terbenam dengan siluet Gunung Agung. Sangat cocok untuk kamu yang liburan untuk cari ketenangan dan relaksasi.
- Tiket masuk : Gratis
- Sewa alat snorkeling : Rp 35.000 – Rp 50.000/set (masker dan kacamata air)
Siap Mengeksplorasi Sisi Lain Bali Timur?

Karangasem emang ngasih vibe yang beda banget dari hiruk pikuk kawasan Selatan Bali.
Dari snorkeling santai bareng ikan hias di Pantai Jemeluk, menikmati sejuknya udara di Taman Edelweis Besakih, sampai trekking tipis-tipis ke Gembleng Waterfall, semuanya nawarin pengalaman liburan yang lebih intim dengan alam.
Nggak perlu bingung mau ke mana, tinggal sesuaikan aja pilihan destinasinya dengan budget dan gaya jalan-jalanmu. Jangan ragu buat keluar dari rute biasa dan mengeksplorasi tempat baru, karena kadang pengalaman terbaik justru ada di tempat yang jarang kita duga
Selamat Explore Konco Mlaku!







