Baca dulu mitos gunung Salak ini sebelum mendaki!
Gunung Salak adalah salah satu dari 9 gunung tertinggi di Jawa Barat. Salak cukup populer dikalangan pendaki apalagi soal kemistisannya. Sudah bukan rahasia umum lagi, jika banyak cerita pendakian yang kental dengan nuansa horror terjadi di gunung ini.
Gunung dengan ketinggian 2211 mdpl ini memiliki jalur pendakian yang cukup berat. Fenomena lutut bertemu dengan kaki tidak terjadi di 1 atau 2 tanjakan saja, tapi banyak!
Nah, kalau kamu mau mendaki ke gunung Salak, pastikan untuk membaca habis artikel ini agar lebih siap secara mental. Rasa takut pasti ada, tapi yang paling penting adalah bagaiman kita sebagai pendaki bisa mengontrol rasa takut itu.
Mitos Gunung Salak yang Perlu Kamu Tahu!

1. Banyak Arwah Gentayangan di Kawah Ratu dan Curug Seribu
Ada dua tempat yang terkenal dengan keangkerannya di area gunung Salak, yaitu: Kawah Ratu dan Curug Seribu. Berdasarkan cerita yang beredar di kalangan masyarakat, konon katanya ada banyak sekali arwah gentayangan yang mendiami kedua destinasi wisata tersebut.
Banyak yang percaya bahwa arwah-arwah yang gentayangan tersebut adalah orang yang meninggal karena menghirup racun belerang di Kawah Ratu atau tenggelam di Curug seribu.
2. Suara Gamelan yang Sering Terdengar di Gunung Salak
Pernahkah kamu mendengar suara gamelan ketika pendakian?
Nah, kalau kamu mendaki ke Gunung Salak, jangan heran kalau sering mendengar suara tersebut, ya. Sudah banyak pendaki yang mengaku mendengar suara-suara tersebut.
Namun ketika mereka mendekati sumber suara, malah terdengar semakin jauh. Seringkali fenomena ini mengajak pendaki untuk lebih “masuk” ke dalam hutan.
Baca Juga: Curug Cigamea Bogor dan Pengalaman Mistis yang Saya Alami
3. Pasar Setan di Puncak Gunung Salak
Cerita pasar setan sudah jadi konsumsi pendaki dari tahun ke tahun, gunung yang terkenal dengan cerita tersebut antara lain: gunung Slamet, Lawu, dan Merapi. Ternyata, gunung Salak juga punya cerita yang serupa.
Masyarakat sekitar gunung Salak percaya bahwa di puncaknya terdapat pasar setan. Hal ini diperkuat ketika ada pendaki yang bermalam di puncak Salak, ia mendengar suara gaduh layaknya sedang berada di pasar
4. Penampakan Nenek Tua
Pernah ada seorang pendaki gunung Salak yang bercerita bahwa ia bertemu dengan seorang nenek sekitar umur 80 tahunan di sisi tebing gunung Salak, nenek itu memanjat ke atas tebing tersebut.
Hal yang mustahil, bahkan anak muda juga kesulitan untuk memanjatnya.
Ketika si pendaki ini memeringatkan bahwa tebing tersebut curam, nenek tersebut menjawab dengan tatapan seram
“Saya tinggal disini de, saya senang kalo malam disini rame, banyak orang berkunjung dan memberi makanan kepada saya.”
Selang beberapa saat nenek tersebut menghilang entah kemana.

5. Binatang Ghaib
Banyak binatang aneh yang kerap menampakan diri sepeeti : Babi hutan berukuran raksasa, Ular kuda emas, dan macan ghaib. Masyarakat sekitar percaya bahwa hewan aneh tersebut adalah jelmaan dari prabu siliwangi
6. Misteri Puncak Manik
Puncak manik adalah salah satu puncak yang ada di gunung Salak, puncak ini dipercaya sebagai kawasan kerajaan ghaib Padjajaran. Di puncak sering terjadi kondisi yang janggal.
Misalnya kabut tebal yang sering muncul secara tiba-tiba ataupun angin yang berhembus tak tentu arah. Selain itu, puncak ini dipercaya sebagai tempat untuk berkumpulnya mahluk ghaib. Seramnya lagi di puncak manik terdapat makam yang kerap kali mengeluarkan asap.
Baca Juga: 10 Mitos Gunung Slamet yang Harus Kamu Tahu Sebelum Mendaki
7. Banyak Pendaki yang Menghilang di Gunung Salak
Banyak pendaki gunung yang sering hilang di gunung Salak, tidak terhitung berapa jumlahnya pendaki yang hilang tiap tahunnya.
8. Larangan Memetik Bunga Anggrek
Sebelum mendaki Gunung Salak, masyarakat sekitar memeringatkan pendaki agar tidak memetik bunga anggrek. Karena mereka percaya jika ada yang memetik bunga anggrek di gunung Salak niscaya mereka akan tersesat alias hanya jalan memutar saja.
Namanya mitos boleh percaya boleh tidak, tapi sebaiknya dihindari ya…
9. Jeritan Wanita Minta Tolong
Saat melakukan rescue ketika pesawat Sukhoi terjatuh, seorang anggota tim SAR, Briptu Agus Supriatna sempat mengalami hal janggal. Dia bercerita,
Saat kami menuju lokasi, suasana sangat tenang, bahkan tidak terdengar kicauan burung atau suara binatang lainnya. Tapi, saat kami istirahat, saya mendengar suara perempuan yang sedang minta tolong dengan jelas “tolong pak tolong” katanya.
Baca Juga: 7 Mitos Gunung Merbabu, Pendaki Wajib Tahu!
10. Mimpi Massal Diajak Kencan Oleh Wanita Cantik
Selain cerita dari Briptu Agus Supriatna di atas.
Dalam upaya rescue pesawat Sukhoi, tim SAR mengalami kisah janggal lainnya, yakni banyak di antara mereka bermimpi tentang hal yang sama.
Mereka bermimpi didatangi wanita cantik untuk mengajak mereka ke puncak, setelah dipuncak, mereka diajak berhubungan badan oleh wanita tersebut.
Mimpi yang aneh, percaya tidak percaya hal teraebut memang benar adanya.
Masih banyak cerita mistis seputar gunung salak. Jika kamu ingin membuktikannya mendakilah ke gunung salak dan rasakan secara langsung.
Masih Mau Mendaki ke Gunung Salak?
Walaupun terkenal dengan gunung yang cukup horror. Namun mendaki gunung Salak sangat layak untuk kamu coba. Jalurnya yang asri, serta alamnya yang sunyi akan memberi ketenangan luar biasa.
Ketenangan yang mungkin tidak bisa kamu dapatkan di kota. Selain itu, jalur menuju puncak gunung Salak juga sangat terjal. Untuk menggapai puncaknya, kamu harus menggunakan Webbing sebagai alat bantu.
Udah dulu ceritanya yaa … Masih banyak cerita lainnya dari Insanus Mlaku yang gak kalah seru dan menarik. Yuk eksplore bareng.
See you!
Pertanyaan Seputar Mitos Gunung Salak
Beberapa mitos terkenal di Gunung Salak antara lain keberadaan kerajaan gaib peninggalan Pajajaran, suara gamelan misterius, hingga penampakan makhluk tak kasatmata. Cerita-cerita ini berkembang dari pengalaman warga dan pendaki yang mengaku mengalami kejadian di luar nalar saat berada di kawasan gunung.
Gunung Salak sering dianggap angker karena banyaknya cerita mistis yang beredar, seperti pendaki tersesat atau mendengar suara aneh. Namun, sebagian orang menganggap hal tersebut sebagai mitos atau efek dari kondisi alam yang ekstrem, seperti hutan lebat, jalur bercabang, dan cuaca yang sulit diprediksi.
Selain dikaitkan dengan hal mistis, banyaknya kasus pendaki tersesat di Gunung Salak sebenarnya lebih disebabkan oleh faktor teknis, seperti jalur yang kompleks, minimnya penanda, serta navigasi yang kurang matang. Gunung ini memang memiliki banyak jalur yang saling bersimpangan sehingga rawan membuat pendaki kehilangan arah.
Beberapa mitos Gunung Salak dikaitkan dengan sejarah Kerajaan Pajajaran, seperti cerita tentang Prabu Siliwangi dan kerajaan gaib. Meskipun tidak bisa dibuktikan secara ilmiah, kisah ini menjadi bagian dari budaya dan kepercayaan masyarakat setempat yang terus diwariskan hingga sekarang.
Terlepas dari percaya atau tidak pada mitos, pendaki sebaiknya tetap menjaga sikap sopan, tidak merusak alam, serta mengikuti aturan yang berlaku. Selain itu, persiapan fisik, logistik, dan navigasi yang matang jauh lebih penting untuk menjaga keselamatan selama pendakian.




