The Journey Start Here!

Kategori: Travelling Bali

Tempat Snorkeling Terpopuler di Bali yang Ramah Pemula!

Keindahan laut bali yang banyak terumbu karang dan ikan-ikan.

Bali punya banyak tempat snorkeling, tapi tidak semuanya ramah untuk pemula.

Kalau baru pertama kali snorkeling, pemandangan bawah laut memang penting. Tapi ada hal lain yang justru lebih penting: karakter air, kemudahan akses, kedalaman, sampai seberapa jauh kamu harus berenang dari pantai.

Kabar baiknya, ada beberapa tempat snorkeling di Bali yang punya area dangkal, akses cukup mudah, atau perairan yang relatif terlindungi. Kamu tetap bisa melihat terumbu karang dan ikan-ikan kecil tanpa harus langsung berhadapan dengan arus seperti di beberapa spot sekitar Nusa Penida.

Tapi perlu diingat, laut tidak pernah punya kondisi yang benar-benar tetap. Spot yang tenang hari ini bisa berbeda besok karena angin, gelombang, atau pasang-surut.

Dalam artikel ini, istilah cocok untuk pemula berarti cocok untuk orang yang sudah bisa berenang dan cukup nyaman berada di air terbuka. Kalau belum percaya diri berenang, jangan snorkeling sendirian.

Pilih operator atau guide, gunakan alat bantu apung, dan beri tahu guide soal kemampuanmu sebelum masuk air. Divers Alert Network juga menempatkan arus, gelombang, lalu lintas kapal, dan kurangnya pengalaman sebagai beberapa risiko utama saat snorkeling.

9 Tempat Snorkeling di Bali yang Indah dan Aman untuk Pemula!

Kalau bahas soal Bali tuh emang gak ada habisnya ya! Selain tempat wisatanya yang beragam, gugusan pantai yang indah, belum lagi ada ragam wisata alam di Bali yang syahdu dan menanti dikunjungi.

Kamu bisa menikmati kehidupan laut dengan mahkluk hidupnya yang unik dengan cara snorkeling. Buat pecinta laut dan suka menyelam, inilah spot populernya!

1. Nusa Penida

Tempat snorkeling di Nusa Penida, Bali lebih cocok untuk yang udah jago berenang. Tapi, untuk pemula disarankan menyelam bareng pendamping yaa. Selain itu, Nusa Penida menawarkan suasana yang tenang jadi kamu bisa eksplorasi laut tanpa tergesa-gesa. Ada 4 spot snorkeling yang jadi favorit para divers, yaitu:

  1. Manta Point: Paling terkenal karena terumbu karangnya yang warna-warni dan bisa melihat ikan pari manta raksasa dari dekat.
  2. Crystal Bay: Perpaduan pantai pasir yang bisa dijangkau oleh pemula dan airnya jernih. Terkenal juga akan terumbu karangnya yang cantik dan biota laut seperti penyu dan ikan warna-warni.
  3. Gamat Bay: Spot tersembunyi bak surga, karena kamu bisa menikmati pemandangan terumbu karang yang indah. Di kedalaman 18-20, kamu bisa menemukan gurita, hiu bambu, dan spesies laut lain. Namun, arusnya cukup kuat, jadi wajib memakai peralatan lengkap.
  4. Buddha Point: Terkenal spot menyelam karena kumpulan patung-patung Buddha yang ditumbuhi anemon dan soft coral. Walaupun arusnya kencang, tapi memberikan pengalaman snorkeling yang religius dan menakjubkan.

Baca Juga: Rental Motor Bali: Harga, Syarat, dan Tips Sebelum Menyewa

2. Pulau Menjangan

Tempat snorkeling yang terlihat seperti surga bawah laut dan jadi spot favorit wisatawan adalah Pulau Menjangan yang lokasinya ada di Bali Barat. Untuk Pemula, disarankan ke spot “Coral Garden“, tampilannya kayak taman bawah laut. Penuh dengan terumbu karang warna-warni yang ditinggal berbagai ikan kecil yang cantik dan menawan. Arusnya juga tenang, jadi bikin kamu betah.

Selain itu, ada spot bernama “Eel Garden” dimana kamu bisa melihat sekumpulan belut laut yang sulit ditemui. Namun, kamu harus tetap berhati-hati karena biota laut ini memiliki bakteri beracun jika tergigit. Jadi, disarankan untuk sekedar melihat dari jauh dan jangan menganggu lingkungan tempat tinggalnya.

Kamu cari spot yang lebih menantang? Cobain ke “Cave Point” deh! Di sini, kamu bisa menikmati snorkeling dengan pemandangan tebing karang yang dramatis. Ditambah air laut yang biru dan langsung terbelah oleh tebing batu. Di bawah tebing juga terdapat ribuan ikan berkumpul.

3. Pantai Melasti

Spot snorkeling paling ringan untuk pemula yaitu di Pantai Melasti. Pantai ini terletak di Ungasan, Bali selatan yang menyajikan pemandangan laut dengan air jernih dan ombak yang tenang. Kamu gak perlu jauh-jauh ke tengah laut untuk melihat keindahan bawah laut.

Kamu bisa eksplorasi terumbu karang, ikan-ikan kecil dengan beragam warna, bintang laut hingga kelomang hanya di pinggir pantai. Apalagi jika air laut sedang surut (low tide), semua ekosistem laut terlihat jelas. Walaupun terlihat mudah, tetap wajib menggunakna peralatan menyelam agar tetap aman.

Baca Juga: 10 Pantai Terindah di Bali yang Bisa Kamu Eksplor Saat Liburan!

4. Tanjung Benoa

Salah satu pantai yang terkenal akan olahraga air yang beragam, termasuk snorkeling. Tempat snorkeling di Bali yang paling seru karena bisa menikmati ekosistem laut dari dekat. Mulai dari terumbu karang, ikan nemo, ikan sersan mayor (sergeant major), ikan kepe-kepe (butterfly fish), ikan mola-mola bahkan penyu.

Gak hanya melihat-lihat ikan, kamu juga bisa diving melihat bangkai kapal di kedalaman laut. Selain menyelam, kamu bisa lanjut bermain wahana air seperti banana boat, jetski, parasailing, hingga seawalker. Mau cuman bersantai sambil keliling laut juga bisa naik kapal sewa kok.

5. Blue Lagoon, Padang Bay

Tempat snorkeling di Bali yang tenang dan nggak bikin deg-degan yaitu Blue Lagoon di Padangbay, Bali Timur. Ombak di teluknya cukup kalem, airnya jernih, dan terumbu karangnya sudah kelihatan dari area yang dangkal. Cocok banget untuk pemula dan anak-anak yang baru belajar berenang atau menyelam.

Begitu masuk ke dalam laut, kamu bakal disambut terumbu karang warna-warni dengan beragam penghuninya. Ada ikan nemo (clownfish) yang lucu, sotong, belut moray, hingga penyu hijau kalau lagi beruntung.

Spotnya biasanya mencakup dua area, yaitu Blue Lagoon dan Tanjung Jepun, jadi kamu bisa pindah-pindah suasana dalam satu kunjungan. Datanglah sekitar pukul 09.00 sampai 11.00 pagi saat air pasang dan cuaca cerah biar kamu puas liat kehidupan laut.

6. Nusa Lembongan

Tempat snorkeling yang nggak kalah seru, khususnya untuk pemula. Arus ombak di pantai  ini sangat tenang, airnya bening, dan ditinggali beragam biota laut. Salah satu spot populer yang wajib kamu datangi adalah Mangrove Point, tempat berkumpulnya para penyu secara dekat.

Kalau mau lebih menantang, kamu bisa lanjut snorkeling di spot Manta Bay. Habitat ikan pari manta yang cantik dan anggun. Bisa juga lanjut ke SD Point dan Wall point, di sana airnya sangat jernih dan terdapat formasi dinding karang yang jadi hunian beragam biota laut.

Baca Juga: 10 Wisata Karang Asem Bali Paling Hits, Anti Zonk dan Bikin Betah!

7. Pantai Jemeluk

Pantai Jemeluk di Amed, Karangasem, adalah salah satu tempat snorkeling di Bali yang paling enak buat dicoba. Yang bikin spot ini beda, ada Pura Bawah Air (Underwater Temple) yang jadi ikon unik dan dikelilingi budidaya terumbu karang.

Kamu juga nggak perlu naik perahu untuk mulai snorkeling. Cukup masuk dari pinggir pantai, lalu berenang sejauh 50 sampai 100 meter ke tengah teluk.  Kamu akan langsung melihat ikan warna-warni, belut moray, sampai penyu. Praktis dan cocok banget buat pemula yang ingin belajar pelan-pelan dari pinggir pantai.

8. Pantai Lipah, Kawasan Amed

Kawasan Amed di Karangasem, Bali Timur, juga punya spot pantai untuk snorkeling nih! Suasananya lebih sepi dan santai, dengan pasir hitam vulkanik dan pemandangan Gunung Agung. Ombaknya cenderung tenang dan terumbu karangnya sudah bisa dijangkau dari bibir pantai, jadi kamu bisa langsung nyebur.

Salah satu spot favoritnya adalah Pantai Lipah, yang terkenal dengan bangkai kapal Jepang (Japanese Wreck) di perairan dangkal. Di sekitarnya, kamu bisa melihat ikan-ikan warna-warni yang berenang di antara karang dan sisa kapal. Waktu paling cocok untuk datang ke sini yaoitu saat pagi hari karena air masih tenang dan belum ramai.

9. Pantai Sanur

Pilihan tempat snorkeling di Bali yang paling kalem karena dilindungi karang, jadi ombaknya tidak terlalu besar. Airnya dangkal di dekat bibir pantai, suasananya santai, dan banyak keluarga yang main air di sini. Cocok banget buat kamu yang masih adaptasi dengan masker dan snorkel.

Sanur memang tidak seramai spot di Bali Timur atau Nusa Penida. Tapi buat latihan dan pemanasan, tempat ini sudah lebih dari cukup. Banyak penyedia jasa sewa alat snorkeling dan perahu di sepanjang pantai, jadi kamu gak perlu beli peralatan pribadi. Cocok dikunjungi saat pagi hari, air masih kalem dan cahaya cukup untuk melihat kedalaman laut.

Baca Juga: Tempat Wisata di Bali Selatan yang Cocok untuk Healing

Siap Mengeksplorasi Bawah Laut Bali Pertamamu?

Sekumpulan penyeleman menikmati keindahan laut Bali dari dekat.

Snorkeling adalah pintu gerbang paling menyenangkan untuk mencintai laut, asalkan dilakukan di tempat dan dengan cara yang tepat. Bagi penyelam pemula, mengutamakan perairan yang tenang seperti Pantai Jemeluk, Blue Lagoon, atau Pantai Melasti adalah pilihan paling bijak agar pengalaman pertamamu tidak diwarnai rasa panik.

Satu pesan penting sebelum kamu nyebur: sebagus apa pun terumbu karang yang kamu lihat, jangan pernah menginjak atau menyentuhnya. Karang adalah makhluk hidup yang sangat rapuh, pertumbuhannya memakan waktu puluhan tahun hanya untuk bertambah beberapa sentimeter.

Gunakan pelampung agar kamu bisa mengambang santai tanpa harus mencari pijakan. Tetap tenang, atur napasmu lewat mulut, dan selamat menikmati keajaiban dunia bawah laut Pulau Dewata, Konco Mlaku!

Pertanyaan Seputar Tempat Snorkeling di Bali

Boleh, tetapi keselamatan harus menjadi prioritas. Gunakan life jacket dan lakukan snorkeling bersama guide atau pemandu berpengalaman. Pilih juga perairan yang tenang dan jangan snorkeling sendirian jika kamu belum bisa berenang.

Pagi hari umumnya menjadi waktu yang nyaman untuk snorkeling karena angin dan ombak cenderung lebih tenang. Namun, kondisi terbaik berbeda di setiap lokasi dan dipengaruhi cuaca, pasang surut, arus, serta visibilitas air. Selalu cek kondisi laut atau tanyakan kepada operator lokal sebelum masuk ke air.

Tidak perlu jika kamu baru ingin mencoba snorkeling. Di berbagai destinasi bahari Bali seperti Sanur, Amed, dan Tanjung Benoa tersedia penyewaan perlengkapan snorkeling, mulai dari masker, snorkel, hingga fin. Pastikan perlengkapan yang disewa bersih, pas, dan dalam kondisi baik sebelum digunakan.

Pemula perlu mewaspadai arus laut, ombak, perubahan cuaca, karang, dan bulu babi. Hindari menginjak atau menyentuh terumbu karang dan biota laut. Jika masker kemasukan air atau kamu mulai panik, tetap tenang, kembali ke permukaan, dan minta bantuan pemandu.

Ya, perlindungan dari sinar matahari tetap penting saat snorkeling. Utamakan perlindungan fisik seperti rash guard atau pakaian renang lengan panjang, dan pilih sunscreen yang sesuai dengan aturan destinasi yang dikunjungi. Hindari penggunaan produk secara berlebihan sebelum masuk ke laut.

Ditulis oleh

Chalara Natalia Gultom

Hobi jalan-jalan, foto-foto, lalu merangkum kisahnya jadi cerita manis. Pernah tersihir indahnya Bali, terpikat eksotisme Sumatera Utara, sampai keranjingan berburu hidden gem di sekitar Jakarta. Indonesia seindah itu, masa kamu di rumah aja?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *