The Journey Start Here!

Kategori: Travelling Bali

15 Wisata Alam Bali Paling Hits untuk Healing & Solo Trip

Wisata Alam Bali

Eksplorasi pesona Pulau Dewata dengan 15 rekomendasi wisata alam Bali yang instagramable ini.

Mungkin kamu sekarang masih bingung mau ke mana, tapi kamu bisa mempertimbangkan untuk liburan ke Pulau Dewata!

Destinasi ini bener-bener pilihan paling lengkap, apalagi kalau bicara soal pesona alamnya yang tiada dua. Pas banget untuk solo travelling atau liburan bebas yang bisa sesuka hati memilih tujuan.

Tenang aja, aku udah kumpulin 15 rekomendasi tempat liburan alam yang instagramable dan tempatnya menenangkan! Di mana aja itu?

Daftar Wisata Alam Bali Paling Populer untuk Solo Travelling!

Pulau ini emang surganya destinasi alam terbuka, mulai dari air terjun tersembunyi di tengah hutan, sawah terasering yang hijau sejauh mata memandang, sampai deretan pantai eksotis yang bikin susah move on.

Akses menuju tempat wisata alam di Bali juga mudah dan pastinya banyak kegiatan yang bisa dicoba. Inilah 15 rekomendasinya!

1. Pura Uluwatu

Ini adalah salah satu ikon pulau yang pesona budayanya sangat kental. Lokasi pura ini terletak di atas tebing curam setinggi 70-97 meter tepat di pinggir Samudera Hindia.

Pemandangan alamnya sangat magis, apalagi saat ombak laut menghantam tebing, penampakannya bener-bener dramatis. Pura Uluwatu juga menjadi habitat kera ekor panjang dan spot terbaik untuk menyaksikan pertunjukan magis Tari Kecak saat sunset.

2. Ubud Monkey Forest

Sesuai dengan namanya, kawasan hutan lindung ini adalah tempat tinggal bagi ratusan monyet berekor panjang. Di sini kamu bisa berjalan santai menyusuri hutan pala yang rimbun, mengunjungi berbagai pura kuno, dan merasakan udara yang sangat segar.

Walaupun begitu, tetap berhati-hati dengan barang bawaan ya, karena kawanan primata ini kadang punya sifat usil.

Baca Juga: Tempat Wisata di Bali Selatan yang Cocok untuk Healing

3. Nusa Lembongan

Kalau mencari pemandangan bawah laut, kamu harus menyeberang fast boat menuju kepulauan yang satu ini. Destinasi alam ini populer banget buat snorkeling atau diving untuk melihat kehidupan laut di puluhan titik penyelaman.

Salah satu daya tarik utamanya adalah berenang bersama ikan Pari Manta raksasa. Setelah puas di laut, kamu bisa melihat tradisi ladang rumput laut yang dikelola warga lokal atau mampir ke rumah bawah tanah Gala-Gala.

4. Pura Lempuyang

Terkenal dengan sebutan “Gates of Heaven”, gapura di pura ini menyajikan pemandangan megah dengan latar langsung ke arah Gunung Agung. Sebagai salah satu pura tertua, perjalanan ke sini butuh fisik yang prima karena kamu wajib menaiki ribuan anak tangga.

Walaupun melelahkan, perjalanan spiritual ini dibayar lunas dengan pemandangan hutan lebat, perbukitan hijau, dan udara pegunungan yang sangat sejuk.

Baca Juga: 10 Tempat Wisata di Gianyar Bali yang Paling Pas Buat Healing!

5. Air Terjun Tegenungan

Wisata air ini wajib banget dikunjungi kalau kamu sedang main ke kawasan Gianyar. Aliran airnya yang deras dan dikelilingi pepohonan hijau bikin suasananya makin epik. Di sini kamu bisa puas main air, berendam di kolam alaminya, atau sekadar cari spot foto kece di dek kayu.

Aksesnya juga sudah sangat bagus, kamu tinggal trekking santai lewat jalur anak tangga yang rindang.

6. Pantai Pandawa

Pilihan wisata bahari dengan akses jalan yang sangat ikonik adalah Pantai Pandawa. Tempat ini terkenal karena jalan masuknya yang membelah tebing kapur putih yang menjulang.

Di sepanjang tebing tersebut terdapat patung Panca Pandawa dan Dewi Kunti. Kalau urusan panorama pantai jangan diragukan lagi: pasir putih yang lembut, air laut biru jernih, dan ombak yang relatif tenang, cocok buat main kano.

7. Desa Penglipuran

Mau coba suasana yang beda selain pantai? Mampirlah ke Desa Penglipuran! Dikenal sebagai salah satu desa terbersih di dunia, tempat ini menawarkan suasana asri dan arsitektur rumah tradisional yang sangat rapi.

Desa ini juga dikelilingi hutan bambu lebat yang menyejukkan. Bebas polusi karena kendaraan bermotor dilarang masuk. Sambil jalan-jalan, jangan lupa cobain kuliner unik Loloh Cemcem dan Tipat Cantok.

Baca Juga: 8 Daftar Desa Wisata di Bali Paling Unik dan Kaya Budaya!

8. Pantai Kelingking

Berada di Nusa Penida, pantai tersembunyi ini sangat ikonik karena siluet tebing karangnya yang menyerupai T-Rex. Berpadu dengan gradasi turquoise dan biru tua, pemandangannya benar-benar majestic.

Namun, untuk mencapai bibir pantai kamu harus trekking menuruni tebing curam. Buat kamu yang ragu, menikmati lanskap alam dari atas tebingnya saja sudah cukup bikin terpukau, mengingat ombak di bawah sana sangat kuat dan berbahaya untuk berenang.

9. Tanah Lot

Wisata pesisir yang satu ini nggak pernah kehilangan pesonanya! Uniknya, terdapat pura yang berdiri megah di atas bongkahan karang besar, sehingga terlihat mengapung saat air laut sedang pasang.

Kalau air laut surut, kamu bisa jalan kaki mendekat, mengeksplorasi Gua Ular Suci, atau mampir ke Pura Batu Bolong. Waktu terbaik ke sini adalah sore hari untuk menikmati salah satu siluet senja paling indah.

10. Pura Tirta Empul

Destinasi spiritual ini sangat terkenal dengan tradisi “Melukat” atau pembersihan diri. Sumber air di sini berasal dari mata air pegunungan yang dialirkan melalui 26 pancuran suci, airnya segar dan tak pernah kering.

Suasana di sekitar area ini sangat menenangkan, berpadu dengan suara percikan air dan aroma dupa. Pas banget buat kamu yang mencari tempat dengan ketenangan alam yang maksimal.

Baca Juga: 10 Tempat Wisata di Bali Selain Pantai yang Gak Kalah Cakep!

11. Goa Gajah

Tempat wisata bersejarah ini punya vibes kuno dengan relief wajah raksasa bermulut menganga di pintu masuk guanya. Dikelilingi rimbunnya pepohonan, Goa Gajah adalah bukti akulturasi budaya.

Terdapat peninggalan Hindu seperti arca Ganesha yang berdampingan dengan stupa Buddha di satu kompleks. Suasana di sekitar area petirtaannya sangat damai, sangat cocok untuk sekadar duduk santai meresapi energi positif.

12. Gunung Batur

Buat solo traveller yang suka mendaki, wisata pegunungan ini jadi target wajib untuk ditaklukkan. Pendakian Gunung Batur relatif ramah pemula dan hadiah di puncaknya sangat luar biasa: pemandangan sunrise memukau dengan latar Danau Batur dan kaldera purba raksasa.

Setelah turun gunung, kamu bisa meregangkan otot dengan berendam di pemandian air panas alami Toya Bungkah atau ngopi santai di daerah Kintamani.

13. Sungai Ayung

Mencari spot yang memacu adrenalin? Sungai Ayung jawabannya! Jalur arung jeram di sini sangat populer dengan panorama hutan tropis yang hijau, tebing batu eksotis, dan air terjun kecil di sisinya.

Yang bikin unik, kamu akan melewati tebing yang dipenuhi relief ukiran cerita Ramayana sepanjang hampir 1 kilometer. Kamu akan didampingi pemandu profesional, jadi aman banget untuk pemula.

14. Pantai Kuta

Belum ke selatan Bali namanya kalau belum singgah ke garis pantai yang satu ini. Kuta adalah tempat yang ramah di kantong karena aksesnya gratis. Dengan hamparan pasir putih bersih sepanjang 5 kilometer, tempat ini adalah surga buat kamu yang mau rebahan menikmati sunset atau sekadar jalan sore. Ombaknya yang bergulung landai juga menjadikan Kuta sebagai tempat terbaik untuk belajar surfing.

Baca Juga: 10 Pantai Terindah di Bali yang Bisa Kamu Eksplor Saat Liburan!

15. Tegalalang Rice Terrace

Cocok buat kamu yang butuh healing dari hiruk-pikuk kota. Pemandangan hamparan sawah berundak yang hijau ini bakal bikin pikiran langsung fresh. Di sini kamu bisa menyusuri pematang sawah, belajar sistem irigasi Subak, dan mencari spot foto dengan latar lembah hijau paling estetik. Kalau mau pacu adrenalin tipis-tipis, wajib coba naik Bali Swing yang berayun langsung menghadap ke arah jurang!

Jadi, Kapan Waktu Terbaik Mulai Solo Trip ke Bali?

Buat kamu yang masih ragu, solo travelling ke pulau ini sebenarnya sangat aman, asalkan kamu merencanakannya dengan baik. Kalau kamu lebih suka menikmati keindahan alam dengan damai tanpa terlalu banyak turis, hindarilah musim libur panjang (Juni-Juli) dan akhir tahun (Desember).

Berkunjunglah pada musim shoulder season seperti bulan April, Mei, September, atau Oktober. Pada bulan-bulan ini, cuaca masih cukup cerah untuk mengeksplorasi wisata alam Bali, namun suasana jalanan dan tempat wisatanya relatif lebih sepi.

Gak perlu takut bingung soal arah, karena kamu selalu bisa menyewa tour guide tepercaya dan masyarakat lokal di sana sangatlah ramah! Jadi, dari 15 destinasi di atas, mana yang bakal jadi persinggahan pertamamu?

Pertanyaan Seputar Wisata Alam Bali

Ya, Bali termasuk salah satu destinasi yang ramah untuk solo traveler. Masyarakat lokal terkenal ramah, fasilitas wisata lengkap, dan pemandu lokal mudah ditemukan di destinasi petualangan. Tetap utamakan keselamatan dengan menjaga barang berharga dan memilih aktivitas sesuai kemampuan.

Periode terbaik adalah saat shoulder season, yaitu April, Mei, September, dan Oktober. Cuaca umumnya cerah untuk menjelajahi wisata alam, sementara jumlah wisatawan tidak sebanyak musim liburan sekolah maupun akhir tahun.

Kedua destinasi tersebut berada di luar Pulau Bali sehingga harus ditempuh menggunakan fast boat dari Pelabuhan Sanur. Waktu penyeberangan rata-rata sekitar 30–45 menit, tergantung kondisi cuaca dan jenis kapal.

Menyewa sepeda motor menjadi pilihan paling fleksibel untuk solo traveler karena lebih mudah menjangkau air terjun, desa wisata, hingga kawasan pegunungan. Jika tidak ingin berkendara sendiri, kamu bisa menggunakan transportasi online atau menyewa mobil dengan sopir harian.

Tidak semuanya. Sebagian besar air terjun, pura, dan sawah terasering memang memiliki tiket masuk atau retribusi yang terjangkau, umumnya digunakan untuk perawatan kawasan wisata. Sementara beberapa pantai hanya mengenakan biaya parkir kendaraan tanpa tiket masuk khusus.

Ditulis oleh

Chalara Natalia Gultom

Hobi jalan-jalan, foto-foto, lalu merangkum kisahnya jadi cerita manis. Pernah tersihir indahnya Bali, terpikat eksotisme Sumatera Utara, sampai keranjingan berburu hidden gem di sekitar Jakarta. Indonesia seindah itu, masa kamu di rumah aja?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *