Bosan dengan keramaian beach club atau macetnya jalanan pesisir selatan Bali?
Sudah jadi rahasia umum kalau Bali memang rajanya wisata laut. Tapi jujur saja, pesona Pulau Dewata ini sebenarnya membentang jauh melampaui hamparan pasir putih dan deburan ombak. Bagi kamu yang ingin mencari suasana baru dan lebih menenangkan, Bali punya segudang destinasi tersembunyi yang menawarkan petualangan alam, udara segar pegunungan, hingga wisata budaya yang magis.
Setiap traveler tentu punya gaya liburannya masing-masing. Mulai dari menyusuri tebing eksotis, memacu adrenalin mendaki gunung berapi aktif, hingga healing santai di desa adat yang asri, semuanya ada.
Penasaran di mana saja spot terbaiknya? Yuk, simpan daftar 10 tempat wisata di Bali selain pantai ini untuk referensi itinerary liburanmu selanjutnya! Gak kalah seru, kok!
Daftar Destinasi Bali yang Bakal Bikin Kamu Lupa Sama Pantai!
Setiap traveller punya selera masing-masing untuk mengisi liburannya. Kalau kamu suka dengan suasana pantai, gak bakal susah deh cari spot pantai di Bali. Nah, kalau mau sekaligus mencoba wisata yang berbeda, lebih baik pertimbangkan 10 destinasi ini deh, gak kalah seru kok!
1. Ubud Monkey Forest
Tempat wisata paling terkenal di Bali dan jadi habitat para kera. Sebenarnya, destinasi ini merupakan hutan lindung untuk para monyet. Namun, berubah menjadi daya tarik Desa Ubud sekaligus pusat beragam candi bersejarah.
Kamu tidak hanya diajak berjalan-jalan, tapi juga bisa berinteraksi dan memberi makan para monyet. Walaupun begitu, tetaplah berhati-hati dan selalu jaga bawaanmu karena monyet-monyet disini cukup usil dan suka mengambil barang bawaan sembarangan.
Jam Operasional: Buka setiap hari, pukul 09.00 – 18.00 WITA.
Lokasi: Jl. Monkey Forest, Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.
Tiket Masuk: Mulai dari Rp 60.000 – Rp 80.000.
Baca Juga: Anti Nyasar & Ribet! Ini 11 Aplikasi Wajib Install Buat Traveler
2. Taman Safari Bali
Destinasi unik selain pantai di Bali adalah wisata fauna yang beragam yaitu Taman Safari Bali. Tempat ini jadi kebun binatang terbesar di Pulau Dewata yang menjadi rumah dari 1.000 satwa liar. Tidak hanya bisa berjalan-jalan melihat hewan-hewan, namun kamu bisa coba kegiatan yang cukup ekstrem.
Salah satunya adalah makan siang atau malam sambil memandangi kandang singa. Selain itu, kamu juga bisa melihat berbagai fauna seperti orangutan, zebra, jerapah dan hewan buas lainnya sambil memberi makan mereka. Begitu juga pada malam hari, kamu bisa melihat aktivitas spesies nokturnal.
Jam Operasional: Buka setiap hari, pukul 09.00 – 21.00 WITA.
Lokasi: Jl. Prof, Dr. Ida Bagus Mantra No. 19, Serongga, Kec. Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali.
Tiket Masuk: Mulai dari Rp 135.000 – Rp 175.000.
3. Gunung Batur
Tempat wisata pilihan bagi para pendaki untuk memacu adrenalin. Gunung Batur termasuk gunung yang masih aktif hingga sekarang. Terletak setinggi 1.717 meter di atas permukaan laut sehingga jadi gunung yang punya suhu dingin hingga ekstrem.
Walaupun begitu, kamu akan jatuh cinta dengan keindahan matahari terbit di puncak gunung. Warna cahaya keemasan dari matahari yang muncul di tengah-tengah aman menjadi spot favorit para pendaki. Bahkan diakui oleh UNESCO sebagai Global Geopark karena keunikan geologinya.
Jam Operasional: Buka setiap hari 24 jam untuk pendakian.
Lokasi: Kawasan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.
Tiket Masuk: Rp 100.000 (belum termasuk sewa tenda dan pemandu lokal).
Baca Juga: Itinerary 3 Hari 2 Malam Healing di Bali, Anti Gagal dan Pasti Puas!
4. Hidden Canyon Beji Guwang
Spot tempat wisata air selain pantai yang tersembunyi yaitu Canyon Beji Guwang. Sebuah ngarai yang terletak antara tebing-tebing batu unik. Uniknya, batu-batu membentuk pola cekung yang merupakan proses alami erosi bertahun-tahun.
Air sungai yang mengalir di antara celah-celah sempit tebing juga terasa segar, lelahmu akan terbayar lunas. Sungai ini tidak hanya indah, tapi juga estetik untuk kamu yang suka berfoto ria. Tambah cantik karena pantulan air dari cahaya yang bikin foto makin ciamik!
Jam Operasional: Buka setiap hari, pukul 08.30 – 16.30 WITA.
Lokasi: Jalan Sahadewa, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar.
Tiket Masuk: Rp 10.000 (pemandu lokal untuk susur sungai mulai dari Rp 125.000 – Rp 240.000).
5. Air Terjun Tukad Cepung
Wisata air selain pantai yang gak kalah keren yaitu Air Terjun Tukad Cepung. Terkenal karena air terjunnya yang terletak di lorong terbuka. Cahaya matahari dari atas memantul menghasilkan pancaran yang kasih vibes misterius tapi tetap cantik.
Selain menikmati kesegaran air terjun, disini juga sering dijadikan spot untuk foto dramatis. Cocok untuk liburan romantis bersama pasangan atau pre-wedding. Menyusuri tebing dan menikmati aliran sungai dangkal wajib kamu nikmati begitu sampai di wisata ini.
Jam Operasional: Buka setiap hari, pukul 07.00 – 18.00 WITA.
Lokasi: Desa Tembuku, Kabupaten Bangli, Bangli, Bali.
Tiket Masuk: Rp 30.000.
Baca Juga: Daftar Air Terjun Paling Indah di Bali Utara
6. Goa Gajah
Wisata selain pantai yang menawarkan pemandangan budaya khas Bali yang kuat yaitu Goa Gajah. Begitu sampai di tempat ini, kamu akan disambut dengan relief wajah raksasa dengan goa gelap yang menjadi pintu utama sebelum memasuki lokasi. Kamu bisa menyusuri berbagai bangunan kuno yang masih terawat.
Selain itu, kamu juga bisa bertapa atau beribadah bersama warga lokal. Kalau sekedar berbaring atau duduk, kamu bisa ke ceruk yang terletak pada kanan dan kiri lorong goa. Ikon utama tempat ini terletak pada patung Archa Ganesha dan 3 tokoh besar yaitu Dewa Brahma, Dewa Siwa, dan Dewa Wisnu.
Jam Operasional: Buka setiap hari, pukul 08.00 – 18.00 WITA.
Lokasi: Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali.
Tiket Masuk: Rp 15.000 – Rp 50.000.
7. Desa Penglipuran
Selain pantai, wisata desa di Bali juga menarik minat banyak wisatawan. Gimana enggak, terkenal karena lingkungan desa paling bersih. Jauh dari kendaraan dan tata letak rumah disini masih menerapkan konsep Tri Mandala. Konsep dengan tiga zona utama yaitu terdiri dari Mandala (tempat suci), Madya Mandala (pemukiman warga), dan Nista Mandala (area pemakaman).
Desa Penglipuran ini dijaga dengan hutan bambu yang menjaga kesegaran udara. Selain itu, kamu bisa menelusuri desa seperti mencoba kuliner lokal yaitu Tipat cantok dan Loloh cemcem. Sambil menikmati makanan khas, kamu bisa menikmati festival budaya yang biasanya diadakan tiap akhir tahun.
Jam Operasional: Buka setiap hari, pukul 08.00 – 18.30 WITA.
Lokasi: Jalan Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Bali.
Tiket Masuk: Rp 15.000 – Rp 25.000.
Baca Juga: 8 Daftar Desa Wisata di Bali Paling Unik dan Kaya Budaya!
8. The Sila’s Agrotourism
Kegiatan outbound wajib kamu kunjungi ada di The Sila’s Agrotourism. Salah satu destinasi selain pantai yang bisa dinikmati bersama keluarga. Tempat ini terkenal akan wisata edukasi pertanian seperti menanam, memetik hasil kebun, dan mengenal berbagai hewan sambil interaksi.
Selain itu, kamu bisa coba wahana flying fox, bianglala, kora-kora, dan ATV di lapangan hijau yang luas. Destinasi ini juga menyediakan tempat menginap yang punya bentuk unik seperti rumah hobbit dan area glamping.
Jam Operasional: Buka setiap hari, pukul 08.00 – 17.00 WITA.
Lokasi: Banjar Batusesa, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.
Tiket Masuk: Rp 10.000 – Rp 18.000 (tarif wahana outbound dari Rp 15.000 – Rp 145.000).
9. Sungai Ayung
Tempat wisata air terseru di Bali selain pantai adalah Sungai Ayung. Terkenal akan aktivitas arung jeramnya yang punya level II – III, tapi masih ramah untuk pemula. Kamu akan menyusuri sungai yang panjangnya hingga 10-12 kilometer dan butuh 2-2,5 jam. Bakal banyak rintangan yang harus dihadapi di tiap aliran sungai. Seru dan menantang kan?
Sambil rafting, kamu juga disuguhi dengan pemandangan sungai yang indah. Salah satu daya tariknya adalah tebing batu yang terdapat relief kisah epos Ramayana. Menambah kesan liburan alam yang dekat dengan sejarah tapi tetap mengesankan.
Jam Operasional: Buka setiap hari, pukul 08.00 – 17.00 WITA.
Lokasi: Jl. Raya Kedewatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.
Tiket Wahana: Rp 175.000 – Rp 350.000.
10. Pasar Sukawati
Tempat yang bisa bikin kalap saking bagus dan uniknya cinderamata khas Bali. Pasar Sukawati jadi pilihan berbelanja oleh-oleh. Beragam kerajinan tangan, pakaian khas bermotif Barong, dan lukisan dengan harga terjangkau.
Selain pakaian, kamu bisa membeli aksesoris dan karya seni seperti lukisan tradisional, patung kayu, dan ukiran buatan seniman lokal. Bahkan, tas yang dijual juga beragam, ada yang berbahan rajut, anyaman jerami, hingga dihiasi dengan pernak-pernik kecil.
Jam Operasional: Buka setiap hari, pukul 10.00 – 17.00 WITA.
Lokasi: Jl. Sukawati, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali.
Harga Souvenir: Mulai dari Rp 10.000 hingga jutaan rupiah (suvenir kecil sampai lukisan).
Baca Juga: Ada Apa dengan Banda Neira?
Jadi, Mau Eksplor Sisi Bali yang Mana Dulu Nih?

Liburan ke Bali ternyata nggak melulu harus berjemur dan basah-basahan di laut, kan? Dari 10 rekomendasi di atas, kamu tinggal menyesuaikannya dengan gaya traveling-mu.
Kalau butuh pelarian yang memacu keringat, mendaki Gunung Batur bisa jadi pilihan epik. Tapi, kalau kamu cuma mau healing tipis-tipis menghirup udara segar, bersantai di Desa Penglipuran atau Air Terjun Tukad Cepung jelas nggak boleh dilewatkan. Apapun pilihanmu, sisi lain dari Bali ini dijamin bakal bikin momen liburanmu makin berkesan dan otentik.
Satu pesan penting sebelum kamu berangkat: selalu jaga kebersihan alam dan hormati adat istiadat lokal di setiap tempat yang kamu kunjungi, ya! Masih banyak cerita perjalanan dan tips seru lainnya dari Insanus Mlaku. Yuk, explore bareng dan sampai jumpa di destinasi berikutnya!
Pertanyaan Seputar Destinasi Wisata Bali Selain Pantai
Waktu terbaik adalah saat musim kemarau, sekitar April hingga Oktober. Cuaca yang cerah membuat aktivitas seperti mendaki Gunung Batur, menjelajahi Hidden Canyon, atau mengunjungi air terjun menjadi lebih aman karena jalurnya tidak terlalu licin dan visibilitas lebih baik.
Ya, banyak destinasi pegunungan di Bali yang ramah untuk keluarga. Tempat seperti Taman Safari Bali, The Sila’s Agrotourism, dan Desa Penglipuran menawarkan aktivitas edukatif, area yang nyaman, serta cocok dinikmati bersama anak-anak maupun orang tua.
Untuk destinasi petualangan seperti Gunung Batur dan Hidden Canyon Beji Guwang, menggunakan pemandu lokal sangat disarankan bahkan diwajibkan di beberapa lokasi. Pemandu membantu menjaga keselamatan sekaligus memberikan informasi mengenai jalur dan kondisi alam setempat.
Menyewa motor atau mobil menjadi pilihan paling praktis karena lokasi wisata alam di Bali cukup tersebar, mulai dari Gianyar hingga Bangli. Kendaraan pribadi juga memudahkan perjalanan menuju kawasan dataran tinggi yang belum terjangkau transportasi umum secara optimal.
Sebagian besar destinasi wisata alam dan budaya di Bali memiliki tiket yang cukup terjangkau, umumnya berkisar antara Rp15.000–Rp50.000 per orang. Beberapa tempat wisata premium mungkin memiliki tarif yang lebih tinggi tergantung fasilitas dan aktivitas yang ditawarkan.







