Ini dia tips memilih sepatu gunung yang mudah dilakukan, pemula juga bisa!
Sepatu gunung adalah perlengkapan utama yang harus dimiliki oleh seorang pendaki, ada banyak sekali jenis dan model sepatu gunung.
Tapi, manakah yang terbaik?
Memilih sepatu gunung yang cocok dengan sama susahnya dengan mencari pasangan. Ada banyak sekali sepatu gunung dengan harga yang bervariatif, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
Sebelum membeli sepatu gunung, ada baiknya kamu mencari tahu dulu tentang sepatu gunung yang sudah kamu incar.
Ibarat kaata mau punya pacar, nih. Yaa.. PDKT dulu lah.
Semoga beberapa tips berikut ini bisa membantumu menentukan pilihan.
Bagaimana Cara Memilih Sepatu Gunung yang Benar?

1. Sesuaikan dengan Medan Pendakian
Tips pertama dari saya dalam memilih sepatu gunung adalah pahami medan pendakian. Tidak semua sepatu gunung didesain untuk semua jenis medan, pasti ada satu yang paling dominan.
Mengetahui jenis medan yang akan kamu daki akan membawa kamu pada keputusan yang tepat. Sepatu yang kamu beli, tidak hanya berhasil menghantarkan ke puncak gunung. Namun juga berperan sebagai partner penting pendakian.
Sekarang saya sedang mencoba untuk menggunakan sepatu trail running. Selain ringan, harganya juga relatif lebih murah.
Saya sudah menggunakan sepatu 910 Yuza Echoes selama 1 tahun dan sudah digunakan mendaki ke 5 gunung berbeda. Kamu bisa baca hasil review sepatu ini disini: Review Sepatu Trail 910 Yuza Echoes
2. Jenis Potongan Sepatu Gunung
Ada 3 jenis potongan sepatu gunung, low cut, mid cut, dan high cut. Sebelum mencoba sepatu trail run, saya lebih cocok menggunakan sepatu dengan tipe cutting middle.
Banyak teman saya yang menggunakan low cut ataupun high cut, malah ada juga yang menggunakan sandal gunung.
Jadi, perihal potongan sepatu ini lebih dari ke sisi kenyamanan aja sih, tapi unsur safety jangan dihilangkan. Kalau saya boleh saran si pilih sepatu dengan potongan mid cut.
Kenapa mid cut lif?
Saya pernah mendaki dengan sepatu potongan high cut rasanya itu kurang nyaman dan pada bagian tulang kering. Rasanya seperti sesak nafas, sehingga kurang nyaman.
Mungkin ada yang pernah menggunakan sepatu dengan potongan high cut, bisa share pengalamannya.
Nah, kalau sepatu tipe low cut, serngkali meninggalkan oleh-oleh (kaki lecet) pada area mata kaki. Karena alasan inilah, saya beralih ke mid cut!
3. Perhatikan Finishing Sepatu
Mahal bukan berarti bagus, dan murah bukan berarti jelek. Sebelum kamu membeli sepatu, perhatikan finishing sepatunya.
Apakah terdapat cacat?
Periksa hasil lem antara mid sole, dan juga outsole atau bahkan uppernya. Jangan sampai pada bagian itu terdapat cacat. Karena biasanya sepetu tidak akan bertahan lama.
Jika kamu ingin memiliki sepatu gunung dengan umur yang lama faktor build quality dari sepatu harus kamu pertimbangkan. Percuma aja kamu beli sepatu gunung dengan harga mahal, tapi baru 3 kali pakai udah rusak.
Baca Juga: Cara Membuat Rencana Pendakian Gunung yang Tepat & Mudah
4. Ukuran Sepatu Gunung
Faktor paling penting ketika memilih sepatu gunung adalah ukuran sepatu. Kebanyakan pendaki senior menyarankan untuk melebihkan ukuran sepatu gunung 1 nomor dengan ukuran sepatu yang biasa digunakan.
Alasannya sederhana, sepatu yang kebesaran 1 nomor ini akan memberikan ruang pada ujung kaki. Area ini akan menjaga ujung kaki tetap aman dan juga nyaman.
Sepatu yang lebih besar 1 nomor ini juga tidak memberikan efek yang signifikan ketika fase naik, jadi harusnya aman. Karena yang paling penting adalah tidak menyulitkan ketika naik, dan tetap aman ketika turun.
5. Fitur Sepatu
Sepatu gunung juga memiliki fitur-fitur untuk memudahkanmu saat pendakian. Misalnya saja Heel support system, Tropical Shell, Gore-tex, Waterproof, dan lainnya. Mari kita bahas fitur yang sudah saya sebutkan
Heel support system ini berguna mengamankan pergelangan kaki kamu dari kemungkinan cedera, sepatu yang memiliki fitur ini terasa lebih menggigit pada bagian tersebut.
Fitur ini sangat membantu saat turun gunung. Dengan adanya fitur ini, kaki kamu bisa jauh lebih stabil, dan terhindar dari resiko jatuh karena terpleset. Saya pernah merasakan fitur ini di sepatu Eiger Cypress.
Tropical shell,Gore-tex,Waterproof, ini fungsinya sama saja. Membuat sepatu kamu tahan terhadap air. Jadi air akan susah untuk masuk ke dalam sepatu.

Ringan, Lentur, & Anti-Pegal
Konstruksi Flexeleton tanpa jahitan bikin gerakanmu makin dinamis. Ditambah insole Ortholite yang breathable, kaki tetap kering dan nyaman sepanjang pendakian.
Cek Sepatu Eiger Vipera6. Bahan Sepatu
Memperhatikan bahan sepatu adalah bagian yang tak kalah penting untuk mau perhatikan sebelum membeli sepatu gunung. Percuma punya sepatu gunung tapi bahannya asal-asalaan. Umurnya juga tidak akan bertahan lama.
Ada banyak bahan sepatu gunung yang umum digunakan, seperti kulit, suede, tekstil, nilon, poliester, dan karet.
Kalau saya lebih suka bahan upper sepatu yang seperti canvas gitu, dari pada kulit imitasi. Saya merasa bahwa sepatu dengan bahan tersebut lebih lentur aja.
Kekurangan emang agak susah aja bersihinnya. Better lah, daripada pakai kulit imitasi, kadang suka terkelupas.
Baca Juga: 5 Tips Memilih Sepatu Trail Run yang Cocok untuk Mendaki
7. Harga Sepatu Gunung
Membeli sepatu untuk naik gunung memerlukan biaya yang tidak sedikit. Agar keuangan kamu tetap aman terkendali, pastikan untk membeli sepatu gunung dengan budget yang masuk akal.
Kalau kamu pernah dengar kutipan “Mahal belum tentu bagus, murah belum tentu jelek“, tolong lupain. Karena sangat tidak relevan.
Sepatu gunung pertama saya bermerk SN*A, harganya memang sangat murah. Cuman umurnya tidak terlalu panjang, apalagi sepatu tersebut berulang kali saya gunakan untuk mendaki gunung Slamet.
FYI, trek menuju puncak Slamet adalah kerikil batu merah yang mudah bergeser. Saya merasa, trek tersebut cukup menghancurkan sepatu Gunung.
Ketika saya menggunakan sepatu Eiger Cypress, dengan frekuensi yang lebih intens ke gunung Slamet. Hasilnya sangat jauh berbeda. Sepatu Eiger Cypress saya lebih kuat dan berumur panjang, daripada sepatu SN*A yang saya beli di online shop.
*Disclaimer
Saya tidak menjelekan brand sepatu tersebut, hanya bercerita tentang pengalaman yang saya alami saja. Dan begitulah adanya.
8. Bandingkan dengan Sepatu yang Lain
Sebelum kamu membeli sepatu gunung, saran saya bandingkan dengan sepatu gunung yang lain. Karena mungkin saja, sepatu yang masuk daftar kamu memiliki kualitas dan fitur yang sama. Namun ada perbedaan sedikit dari segi harga, atau mungkin lagi ada diskon.
Kalau bisa dapet barang yang murah dengan kualitas terbaik, kenapa harus beli yang mahal?
Gimana, Udah Paham Cara Beli Sepatu Gunungnya Belum?

Kurang lebih itu cara memilih sepatu gunung agar awet dan tahan lama. Dengan menerapkan 8 tips yang sudah saya jelaskan, kamu akan mendapatkan sepatu gunung yang sesuai dengan kebutuhan dan sesuai budget.
Sebelum kamu membeli sepatu jangan lupa dicoba terlebih dahulu, apakah sepatu tersebut nyaman atau tidak
Percuma beli sepatu dengan kualitas jempolan dan harga yang murah tapi kurang nyaman ketika digunakan, kaki juga gak bakalan betah, kesiksa juga kan?
Udah dulu ceritanya yaa … Masih banyak cerita lainnya dari Insanus Mlaku yang gak kalah seru dan menarik. Yuk eksplore bareng.
See you!


Terimakasih info dan tipsnya, sukses teruss,.
Kunjungi juga http://bit.ly/2RQiCms
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.