Ini dia deretan event race trail running yang menanti kamu di tahun 2026.
Popularitas olahraga trail running di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Kalau dulu race trail identik dengan pelari ultra berpengalaman, sekarang event trail running sudah jauh lebih terbuka untuk semua level.
Banyak penyelenggara mulai menghadirkan kategori khusus pemula, intermediate, hingga ultra runner. Sehingga siapa pun punya kesempatan untuk ikut merasakan sensasi berlari di jalur alam terbuka.
Gak cuman itu, perkembangan komunitas trail running di berbagai kota juga membuat olahraga ini makin mudah diakses dan semakin diminati banyak orang. Jadi nggak heran kalau kalender race trail running tahun 2026 makin ramai dan seru.
Kalau target kamu tahun ini mau ikut race trail pertama, 2026 punya banyak pilihan menarik yang layak masuk wishlist!
Kenapa Event Trail Running Semakin Diminati?
Belakangan ini, event trail running makin ramai peminat karena menawarkan kombinasi seru antara olahraga dan pengalaman menikmati alam secara langsung.
Dibanding lari di jalan aspal, sensasi lari lintas alam terasa lebih menantang sekaligus menyegarkan. Karena kamu akan diajak melewati hutan, perbukitan, sungai, hingga jalur pegunungan yang scenic.
Suasana race-nya juga punya vibes yang berbeda daripada road race. Rasanya, lebih hangat, penuh support, dan komunitas yang terasa kuat. Gak heran kalau tren running outdoor terus meningkat.
Apalagi Indonesia punya banyak jalur indah yang cocok untuk dijadikan race trail running. Sekarang event trail running hadir dalam banyak kategori, mulai dari fun trail untuk pemula sampai ultra trail running dengan jarak ekstrem yang menguji fisik dan mental peserta.
Daftar Race Trail Running di Tahun 2026
1. SGP 100
SGP100 menjadi salah satu event trail running yang cukup menarik perhatian di tahun 2026 karena menawarkan konsep “city street to summit trail” yang unik.
Race ini berlangsung di kawasan Sentul, Bogor, dengan jalur yang membawa pelari dari area perkotaan menuju perbukitan dan pegunungan di sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
Karakter jalurnya cukup variatif, mulai dari trail tanah, hutan lembap, bebatuan licin, tanjakan panjang, hingga jalur teknikal khas pegunungan tropis.
Event ini cocok untuk berbagai level pelari, mulai dari pemula yang ingin mencoba kategori pendek hingga ultra runner berpengalaman yang mencari tantangan jarak ultra.
Baca Juga: 7 Gerakan Melatih Otot Kaki Sebelum Mendaki Gunung
Kategori race yang tersedia juga beragam, mulai dari 30K, 50K, hingga 120K. Daya tarik utamanya ada pada akses yang dekat dari Jakarta, pemandangan alam Sentul yang masih hijau.
Kombinasi jalur cepat dan teknikal juga bikin race ini terasa menantang tapi tetap menyenangkan. Buat banyak pelari trail Jabodetabek, SGP 100 sering dianggap sebagai gerbang masuk menuju race ultra yang lebih serius.
- Tanggal Race: 4 – 5 Juli 2026
- Registrasi: Daftar Race
2. Votcha
Buat kamu yang suka tantangan dan ingin merasakan sensasi lari di jalur gunung berapi, VOTCHA (Volcano Trail Championship) bisa jadi salah satu race trail running paling menarik di tahun 2026.
Event ini akan berlangsung di Asstro Highland Ciater dengan pilihan kategori mulai dari 45K, 25K, 10K, 5K, hingga Kids Dash.
Jalurnya dirancang untuk berbagai level pelari, dari pemula sampai ultra runner, lengkap dengan water station di beberapa titik untuk menjaga hidrasi peserta.
Kombinasi medan vulkanik, suasana pegunungan Subang, dan atmosfer race yang kompetitif. VOTCHA cocok jadi ajang pembuktian sekaligus petualangan seru buat para trail runner di tahun 2026.
Tanggal Race: 12 – 13 September 2026
Registrasi: Daftar Race
3. The Mandalika 100
The Mandalika 100 adalah salah satu event trail running paling unik di Indonesia karena menawarkan kombinasi jalur pantai, perbukitan savana, dan trek alam khas Lombok yang eksotis.
Berlokasi di kawasan Mandalika, Lombok, race ini punya karakter jalur yang cukup variatif. Mulai dari rolling hills, jalur pesisir, hingga tanjakan panjang yang menguras tenaga, terutama di kategori ultra.
Meski begitu, beberapa kategori pendek masih cukup ramah untuk pelari intermediate yang ingin mencoba sensasi trail run di destinasi wisata kelas dunia.
Kategori race yang biasanya tersedia mulai dari 25K, 52K, hingga 120K ultra trail. Daya tarik utamanya tentu ada pada panorama laut biru, garis pantai Mandalika, serta suasana tropical trail yang berbeda dari race pegunungan pada umumnya.
- Tanggal Race: 5 – 6 September 2026
- Registrasi: Daftar Race
4. BTS 100
Bromo Tengger Semeru 100 atau yang lebih dikenal dengan BTS 100 merupakan salah satu event trail running paling populer di Indonesia yang digelar di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Race ini menawarkan karakter jalur yang sangat beragam, mulai dari lautan pasir, savana, perbukitan, hingga tanjakan teknikal khas pegunungan.
BTS 100 cocok untuk pelari intermediate sampai ultra runner yang ingin merasakan atmosfer race kelas internasional dengan panorama alam yang luar biasa.
Baca Juga: 5 Tips Memilih Sepatu Trail Run yang Cocok untuk Mendaki
Kategori race-nya juga beragam, mulai dari jarak pendek untuk pemula hingga ultra distance. Kategori yang tersedia antara lain: 8K, 18K, 35K, 70K, 100K, 170K.
Daya tarik utamanya tentu saja pengalaman berlari dengan latar Gunung Bromo dan Semeru yang ikonik, sunrise epik, serta vibe adventure yang bikin race ini selalu masuk bucket list para trail runner Indonesia.
- Tanggal Race: 7 – 8 November 2026
- Registrasi: Daftar Race
5. GP 100
GP 100 (Gede Pangrango 100) adalah salah satu event trail running paling legendaris di Indonesia yang berlangsung di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
Race ini terkenal dengan karakter jalurnya yang teknikal dan penuh tantangan. Mulai dari jalur berbatu, tanjakan curam, akar licin, sungai kecil, hingga trek vulkanik yang menguras fisik dan mental pelari.
Dengan atmosfer hutan tropis yang lembab dan suhu dingin pegunungan, GP100 merupakan sarana yang tepat untuk para trail runner yang ingin naik level.
Event ini cocok untuk trail runner intermediate hingga ultra runner berpengalaman yang ingin menguji endurance di medan gunung sesungguhnya. Kategori race-nya juga lengkap, mulai dari 7K, 15K, 25K, 50K, 100K, hingga 150K ultra trail.
Daya tarik utamanya bukan cuma soal jarak, tapi pengalaman berlari melintasi kawasan ikonik seperti Surya Kencana, Mandalawangi, jalur hutan berkabut, dan suasana alam Gunung Gede Pangrango yang masih sangat alami.
GP100 bukan sekadar lomba, tapi perjalanan panjang untuk berdamai dengan gravitasi, rasa lelah, dan batas diri sendiri.
- Tanggal Race: 4 – 6 Desember 2026
- Registrasi: Daftar Race
Jadi Mau Daftar Race yang Mana, Nih?

Tahun 2026 bisa jadi momen yang seru buat para pecinta trail running, karena semakin banyak event dengan karakter unik bermunculan di berbagai daerah Indonesia.
Indonesia memang punya medan trail kelas dunia yang bikin pengalaman lari terasa jauh lebih berkesan.
Event-event sekarang juga mulai ramah untuk pemula, sehingga bisa melahirkan para atlet trail runner yang baru seperti Arief Wismoyono, Rachmat Septianto dan lainnya.
Kalau sudah daftar, jangan lupa untuk persiapkan diri ya. Harus semangat latihan, biar racenya menyenangkan dan terhindar dari ancaman cedera.
Pertanyaan Seputar Race Trail Run
Event race trail running adalah kompetisi lari yang dilakukan di jalur alam seperti gunung, hutan, bukit, atau medan tanah. Berbeda dengan road race, trail running memiliki tantangan berupa elevasi, kontur medan, serta kondisi alam yang lebih beragam.
Tentu bisa. Saat ini banyak event trail running menyediakan kategori pemula dengan jarak yang lebih pendek dan jalur yang tidak terlalu teknikal. Namun, peserta tetap disarankan melakukan latihan fisik dan adaptasi medan sebelum mengikuti race.
Beberapa gear penting untuk event trail running antara lain sepatu trail running, hydration vest, soft flask atau botol minum, pakaian quick dry, serta mandatory gear sesuai aturan race. Untuk kategori jarak jauh, biasanya peserta juga diwajibkan membawa jaket, headlamp, dan emergency blanket.
Perbedaan utama terletak pada medan dan tantangannya. Road running dilakukan di jalan beraspal dengan permukaan stabil, sedangkan trail running dilakukan di jalur alam yang memiliki tanjakan, turunan, bebatuan, dan medan teknikal lainnya.
Persiapan race trail running meliputi latihan fisik, latihan elevasi, menjaga pola makan, serta mencoba gear yang akan digunakan saat lomba. Selain itu, penting juga memahami cut off time (COT), profil jalur, dan kondisi cuaca sebelum race dimulai.







