The Journey Start Here!

Kategori: Travelling Bandung

Wisata Jalan Braga Bandung: Spot Hunting Foto Estetik & Klasik

hunting foto di braga

Abadikan momen liburanmu dengan nuansa retro yang kental di kawasan wisata Jalan Braga Bandung dan sekitarnya.

Kegiatan travelling rasanya tidak akan pernah bisa lepas dari dunia fotografi. Setiap traveller pasti punya senjata andalan untuk merekam jejak perjalanan mereka. Entah itu menenteng kamera profesional beresolusi tinggi, atau sekadar mengandalkan kamera smartphone.

Saya, adalah penganut gaya travelling minimalis yang low budget. Jadi, kamera HP aja sudah cukup. Setelah menempuh perjalanan cukup panjang sekitar 3,5 jam dari Pamulang menggunakan black panther (motor kesayangan), rasanya tenaga sudah habis terkuras.

Namun, rasa lelah itu seketika buyar ketika dua sahabat saya yang nyeni abis, Ahsan dan Fajar, datang menyeret saya untuk mengeksplorasi estetika Kota Kembang. Tujuan kami hari itu cukup spesifik: berburu spot foto bernuansa klasik.

Bersama dua model “karbitan” yang tak lain adalah sahabat mereka sendiri, Ivalda dan Alivia. Perjalanan inilah yang akhirnya membuka mata saya tentang seberapa magisnya pesona kawasan wisata Jalan Braga Bandung, khususnya di sudut Jalan ABC yang legendaris.

Eksplorasi Estetika Klasik di Sepanjang Jalan ABC dan Braga

FYI, selama di Bandung saya akan menginap di sekre IMM yang berada di Jl Karapitan. Nah, untuk bisa sampai ke Jl. Braga, tak butuh waktu lama dari Sekre IMM ini, paling 15 menit aja.

Begitu sampai, tebakan saya tepat. Kawasan wisata Jalan Braga Bandung dan percabangan Jalan ABC di dekatnya memang selalu jadi magnet kuat bagi para street photographer.

Ahsan menerangkan dengan semangat bahwa lokasi hunting foto kali ini memiliki nuansa retro yang tak ada duanya. Gedung-gedung peninggalan kolonial dengan arsitektur art deco, deretan toko lawas, hingga hiruk-pikuk aktivitas warga lokal menjadi kanvas yang sempurna.

Baca Juga: 10 Tempat Wisata Alam di Bandung untuk Tenangkan Pikiran

Gak percaya? Coba aja cari di Instagram dengan tagar #jalanabcbandung atau #bragabandung, kamu akan menemukan ratusan jepretan epik dari para fotografer, baik yang pro maupun tanpa nama.

Dulu, saya adalah orang yang enggan ikut kegiatan semacam ini karena stigma “hunting foto” jaman SMK yang terasa agak alay. Tapi seiring berjalannya waktu, pikiran saya jauh lebih terbuka.

Yang terpenting dari sebuah perjalanan dan karya adalah bagaimana kita merasa bahagia atau membahagiakan orang lain, bukan sekadar memikirkan komentar netizen.

Belajar dari Proses: Di Balik Estetika Sebuah Karya

Di sela-sela mencari angle, obrolan kami sempat melenceng ke arah deep talk soal percintaan. Dari Ahsan yang sulit move on, Fajar yang terkekang, hingga saya dengan sisa luka lama.

Obrolan random ini nyatanya melahirkan ide bisnis fotografi amatir bagi mereka dengan tagline yang cukup ciamik: “Foto terbaik, untuk mereka yang sakit“.

Momen ini membuat saya mengamati Ahsan lebih lekat. Awalnya, saya berasumsi foto yang bagus itu pokoknya yang super fokus dan tidak blur.

Baca Juga: Cuman Modal Rp 200.000 Udah Bisa Jalan-jalan ke Bandung

Tapi melihat bagaimana ia mencari angle, mengarahkan model dengan sabar, dan mengatur setting kamera di tengah keramaian wisata Jalan Braga Bandung, asumsi saya runtuh.

Ternyata, proses di balik sebuah foto estetik yang sering kita lihat di media sosial itu sangat kompleks.

Dari kawan-kawan ini, saya menyadari bahwa yang mahal dari sebuah karya adalah prosesnya. Kita dipaksa belajar sabar mencari spot yang sepi, tenang saat kondisi cahaya atau cuaca tidak mendukung, dan fokus menangkap momentum sepersekian detik.

Rekomendasi Spot Fotografi Lain di Sekitar Jalan Braga

1. Gedung Merdeka & Alun-Alun Bandung

Berjalan sedikit ke arah selatan dari kawasan Braga, kamu akan langsung disambut oleh kemegahan Jalan Asia Afrika. Di sinilah Gedung Merdeka berdiri kokoh memamerkan arsitektur Art Deco yang sangat ikonik dan terawat.

Bangunan bersejarah ini menawarkan latar belakang yang sempurna untuk konsep foto vintage atau architectural photography, terutama saat sore hari ketika cahaya matahari mulai melembut dan lampu-lampu jalan bergaya klasik mulai menyala secara bersamaan.

Baca Juga: Sejarah Gedung Sate Bandung yang Jarang Orang Tau

Tepat di sebelahnya, Alun-Alun Bandung memberikan nuansa yang berbeda namun tak kalah menarik untuk ditangkap oleh lensa kameramu.

Jika Gedung Merdeka menonjolkan sisi kemegahan yang statis, keramaian di sekitar alun-alun ini adalah surga bagi para pecinta human interest. Kamu bisa memadukan elemen kemegahan Masjid Raya Bandung dengan hamparan rumput sintetis dan hiruk-pikuk aktivitas warga lokal untuk menciptakan potret dinamika kota yang benar-benar hidup.

2. Kampung Kreatif Dago atau Kawasan Heritage Cikapundung

Menyusuri area di sekitar Kawasan Heritage Cikapundung yang letaknya bersinggungan langsung dengan Braga ini bisa memberikan kesegaran tersendiri untuk mata.

Di sini, kamu akan disuguhkan kontras visual yang sangat menarik antara kokohnya bangunan-bangunan modern perkotaan dengan lanskap aliran sungai. Perpaduan elemen urban dan alam yang artistik ini menjadikannya kanvas yang sempurna bagi lensa kameramu.

Suasana di sekitar area ini sangat cocok untuk mengeksekusi konsep street photography yang lebih natural, di mana kamu bisa menangkap momen-momen otentik dari aktivitas warga lokal di sekitar tepian sungai.

3. Gedung Gasibu & Lapangan Gasibu

Bergeser sedikit menuju area Lapangan Gasibu, kamu akan disuguhkan lanskap arsitektur kolonial Belanda yang sangat ikonik dari bangunan Gedung Sate.

Kawasan ruang publik ini menawarkan area terbuka yang begitu luas, menjadikannya kanvas yang sempurna untuk menangkap kemegahan tata kota dan bangunan bersejarah Bandung lewat lensa kameramu.

Baca Juga: 13 Tempat Wisata Dekat Stasiun Bandung yang Menarik Dikunjungi

Menariknya lagi, jika kamu datang untuk hunting foto di pagi hari yang cerah, kawasan ini memberikan bonus visual yang luar biasa.

Kamu bisa mendapatkan angle foto megah dari Gedung Sate yang berdiri kokoh dengan latar belakang siluet Gunung Tangkuban Parahu di kejauhan, menciptakan komposisi epik yang memadukan pesona sejarah dan keindahan alam.

Temukan Angle Terbaikmu di Bandung!

kembali ke bandung

Teruntuk teman-teman yang sedang menekuni hobi fotografi jalanan, kawasan wisata Jalan Braga Bandung dan Jalan ABC adalah laboratorium terbuka yang wajib kalian singgahi.

Sudut mana pun bisa bercerita, tergantung bagaimana cara kita memaknainya dan mengambil angle-nya. Jangan pernah takut untuk mencoba atau merasa rendah diri hanya karena bermodal kamera smartphone.

Teruslah mengabadikan momen, karena di setiap jepretannya pasti ada cerita perjalanannya sendiri. Never be afraid to try Konco Mlaku!

Ditulis oleh

Alif A. Zakaria

Pegiat alam terbuka yang hobi nulis dan ngulik kopi. Kecanduan hiking sejak tahun 2018 dan pernah aktif di Sispala. Sekarang lagi mendalami trail & road running serta menerapkan metode ultralight hiking.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *